Pertandingan antara RRQ Hoshi vs Fnatic ONIC di hari kedua week 2 MPL ID S14, Sabtu (17/8), diwarnai oleh momen Sutsujin Savage. Keberhasilan mendapatkan lima kill dalam satu momen ini menjadi yang pertama di musim ini.
Dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim besar, pertarungan seru kerap kali terjadi. Namun, biasanya momen Maniac apalagi Savage cukup jarang terjadi karena kedua tim bermain dengan perhitungan yang matang dan jarang melakukan kesalahan.
Namun ternyata di pertandingan bertajuk Royal Derby itu lah Savage pertama MPL ID S14 hadir. Sutsujin sebagai jungler RRQ Hoshi tampil ganas dan sukses mendapatkannya.
| BERITA TERKAIT |
| Sutsujin tanggapi kesan tampil menggila lawan EVOS Glory |
| Alasan RRQ Hoshi beli Sutsujin dan Hazle di MPL ID S14 |
| Kelebihan dan kekurangan RRQ Sutsujin dibeberkan Tazz |
Sutsujin Savage jadi pembuktian kualitas jungler RRQ Hoshi

Momen Sutsujin Savage ini terjadi di game pertama, ketika RRQ Hoshi dan Fnatic ONIC tengah melakukan Lord dance pertama di menit ke-11. Di teamfight ini, Fnatic ONIC sebenarnya bisa dikatakan unggul.
Satu demi satu para pemain ONIC berhasil menjatuhkan member RRQ Hoshi, hingga situasinya menjadi 3v1. Namun satu hero RRQ yang tersisa adalah Roger milik Sutsujin menghadapi Chou, Zhask, dan Claude.
Dalam kondisi tersebut setelah mendapatkan Double Kill atas Gloo dan Hayabusa, secara mengejutkan Sutsujin memilih untuk tampil super agresif dengan menjadikan Zhask sebagai target pertama untuk dihabisi, sebelum beralih ke Claude dan Chou menjadi pilihan.

Hal ini dilakukan karena Sutsujin tahu seperti apa power dari Roger dan segala kelebihan dari skill yang dimiliki untuk bisa menjatuhkan semua hero lawan. Dari kondisi tertinggal tersebut pun berubah menjadi momen Sutsujin Savage.
Kondisi ini pun berhasil dimanfaatkan Sutsujin untuk mendapatkan Lord pertama di game tersebut untuk membuat pertahanan ONIC porak-poranda. Kemenangan pun baru berhasil didapat pada menit ke-16 setelah RRQ Hoshi berhasil memenangi teamfight perebutan Lord kedua dan menyudahi permainan tanpa mendapatkan Lord tersebut.

Keberhasilan Sutsujin Savage ini tentu menjadi etalase yang sangat jelas dari kemampuan sang pemain. Pasalnya ia sempat dipandang sebelah mata setelah selalu gagal mengantarkan EVOS Legends ke playoff di dua musim berbeda dan sempat hijrah ke MPL Malaysia untuk melanjutkan kariernya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID S14, format, hasil pertandingan, dan cara menonton