Masih segar di ingatan ketika MobaZane dkk berhasil membuat kejutan di M3 World Championship. Datang sebagai wakil dari Amerika Utara, skuat yang luput dari perhatian publik ini berikan warna tersendiri di turnamen.
Wajar saja jika para penonton tidak berharap banyak pada BloodThirstyKings (BTK), kala itu semua orang tahu jika Amerika Utara bukan lah region unggulan di M3.
Pada fase penyisihan grup pun mereka tidak memperlihatkan dominasi brilian sehingga kiprahnya semakin jauh dari sorotan.
Tapi di babak playoff, MobaZane cs langsung memberikan kejutan dengan menendang unggulan utama “Blacklist International” ke lower bracket. Bahkan mereka berhasil menembus final upper bracket sampai akhirnya gugur di posisi tiga setelah kalah di pertemuan keduanya dengan juara MPL PH S8.
- ONIC Esports absen di Piala Presiden bukan murni karena fokus M4
- Mengenal The Valley, kendaraan baru Mobazane ke M4
MobaZane buktikan sukses BTK di M3 bukan kebetulan semata

Kesuksesan BTK di M3 tidak hanya mengundang decak kagum, ada pula yang berpendapat jawara Amerika Utara hanya beruntung karena luput dari pengawasan peserta M3 lainnya.
Sentimen negatif itu kembali mencuat jelang M4 yang akan digelar di Jakarta nanti. Menanggapi hal itu, MobaZane membantah dengan memperlihatkan bukti jika lawan-lawannya justru telah mempelajari kekuatan BTK.
“Saya rasa faktor lawan yang tidak memperhitungkan BTK bukanlah alasan terbesar mengapa kami bisa sukses di M3. Justru mereka telah berlajar banyak tentang kami, khususnya setelah scrim,” ujarnya.
MobaZane lanjut memaparkan bukti jika mereka tidak luput dari perhatian lawan, “Bagaimana bisa mereka tidak memperhatikan kami jika lima hero saya langsung di-ban pada pertandingan pertama melawan Blakclist?”
Memang benar, di game pembuka yang berujung kemenagnan BTK, Blacklist membuang lima hero MobaSane yang terdiri dari Roger, Nathan, Yi Sun-Shin, Balmond, dan Granger.
Kendati demikian BTK tetap berhasil keluar sebagai pemenang, dan itu sudah cukup membuktikan jika kesuksesan mereka di M3 bukan keberuntungan semata.
MobaZane akan kembali ke panggung MLBB terbesar di M4 nanti, namun dengan tunggangan baru bernama The Valley. Menarik untuk disimak bagaimana kiprah perwakilan Amerika Utara dalam perebutan gelar juara dunia di Jakarta mendatang.
Ikuti kanal resmi ONE Esports Indonesia di Instagram, Facebook dan TikTok untuk mendapatkan berita, panduan, dan highlight Mobile Legends: Bang Bang lainnya.
BACA JUGA: Jadwal M4 World Championship, Format, Hasil Pertandingan dan cara menonton