RSG Slate SG memperlihatkan bahwa Singapura memiliki wakil yang sangat kuat di MSC 2023. Setelah mengalahkan Fenix Esports 2-0, EVOS Legends yang sebenarnya juga diunggulkan tak bisa berbuat banyak.
Gameplay dan META unik yang lain dari pada yang lain benar-benar jadi senjata mematikan buat mereka. Dua pemain Indonesia, Okky dan LucianQT juga mampu memperlihatkan level spesial.

Brayyy, Roy, dan Diablo pun mampu memperlihatkan performa yang baik lewat pool hero yang lain dari pada yang lain.
Brayyy tahu benar kapasitas sebagai jungler utilitas atau tank. Dia yang selalu memakai tank sebagai jungler, membuat kapasitas Diablo yang senang menggunakan EXP lane damage menjadi maksimal.
EVOS Legends sebenarnya memberikan perlawanan keras, tapi kesalahan-kesalahan kecil berujung blunder akhirnya membuat RSG Slate SG menang 2-0 dan menjuarai grup B.
- Eksklusif: Kunci jadi goldlaner terbaik MLBB menurut Bennyqt
- Eksklusif Sanz: 3 cara jadi midlaner MLBB terbaik
LucianQT jadi momok EVOS Legends
Pada game pertama, EVOS sebenarnya cukup menguasai permainan. Dominasi terlihat lewat META dua hook dari Franco dan Minsitthar yang dimiliki Macan Putih.

Gameplay RSG Slate SG terlihat jelas terhambat dan tertinggal. Tapi kesabaran dan momentum benar-benar menjadi senjata utama mereka. Sadar bahwa EVOS Legends kadang over extend di momen-momen late game, mereka memanfaatkan itu dengan baik.
Tazz yang sebenarnya tampil menggila pun harus menerima hasil buruk lewat dua momen yang dibuat roamer asal Indonesia LucianQT yang memakai Kaja.
Setidaknya ada dua momen di atas menit 20 di mana Kaja-nya berhasil menarik Beatrix dari Branz dan membuat kondisi berbalik. EVOS Legends yang sudah tinggal menghancurkan base, ter-comeback dan takluk di game pertama.
Combo teamfight RSG Slate SG terlalu ganas
Pada game kedua, RSG Slate SG membuat combo spesial dengan keberadaan Badang, Alpha, dan Minotaur. Memiliki ultimate yang bisa menguntungkan satu sama lain, ditambah Valentina serta Beatrix sebagai damage dealer utama, EVOS Legends kesulitan.

Apalagi Macan Putih cukup berani memakai Fanny pada game ini. RSG Slate SG sebenarnya bisa mengakhiri game dengan cepat, tapi satu blunder membuat game terulur lebih panjang.
Memakai Fanny berarti EVOS memang ingin bermain pick off dan itu susah sekali dilakukan karena mereka otomatis juga akan kalah dari segi objektif melawan jungler tank dengan emblem sawi.
Pertahanan yang apik sudah diperlihatkan, tapi combo teamfight RSG Slate SG terlalu OP. Kemenangan didapatkan oleh Brayyy Dkk dengan skor 2-0.
Kemenangan ini memastikan RSG Slate SG lolos sebagai juara grup B dan EVOS Legends harus menerima fakta sebagai runner-up.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal MSC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton