Di sepanjang musim reguler MPL ID S14, sering kali terdengar selentingan atau pandangan kurang bagus mengenai performa jungler Geek Fam, Vincentt. Sang player dipandang tidak memiliki mentalitas yang cukup untuk bisa membawa tim berbicara banyak di babak playoff.
Keraguan atas mental Vincentt ini muncul sedikit banyak disebabkan oleh performa sang player yang sering kali dinilai melakukan blunder dan tidak disiplin dalam bermain selama musim reguler MPL ID S14. Kini jelang playoff, minimnya pengalaman bermain di tahap ini bersama mantan timnya, Rebelion Esports, semakin membuat banyak pihak ragu dirinya bisa berkontribusi banyak untuk Geek Fam.
Bahkan salah satu caster MPL Indonesia, Mirko, sempat memberikan pernyataan bahwa Vincentt adalah jungler terburuk di MPL ID S14. Hal ini tentu saja diungkapkan dengan alasan yang jelas menurut sudut pandang dirinya.
Mendengar hal ini, Baloyskie sebagai roamer dan kapten Geek Fam mengaku bahwa dirinya yakin Vincentt memiliki mental yang cukup besar untuk tampil di playoff MPL ID S14. Bahkan faktor yang tengah dipertanyakan tersebut dipercaya tidak akan menjadi kendala bagi sang jungler.

“Vincentt sebelumnya sudah pernah playoff. Mungkin bersama Geek baru kali ini. Di sepanjang musim reguler, saya tidak melihat dia punya masalah dalam hal mental. Jadi saya pikir hal ini tidak akan menjadi masalah bagi dia di playoff,” ucap Baloyskie.
Statistik Vincentt bersama Geek Fam di musim reguler MPL ID S14

Setiap orang berhak untuk memberikan pandangan dan pendapatnya mengenai segala sesuatu, jika memang memiliki alasan yang kuat, baik secara teori maupun data. Secara data statistik, performa Vincentt justru bisa dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di role-nya.
Dari semua jungler di musim reguler MPL ID S14 yang kembali memainkan Assassin atau META hypercarry, jumlah kill dan assist bisa dijadikan salah satu patokan mengenai performa pemain. Dalam hal ini, nama Vincentt ada di daftar teratas.
Berdasarkan data dari situs resmi MPL Indonesia, Vincentt adalah jungler pemilik kill tertinggi dengan 183 kill. Jumlah ini mengalahkan Faviannn (171 kill), Sutsujin (169), dan Super Kenn (167) yang berada di bawahnya.
Namun, jumlah kill tersebut didapat Vincentt dari total 41 game yang dimainkan. Jika dilihat secara rata-rata, jumlahnya memang terbilang kecil, yaitu 4,46 kill per game di bawah beberapa jungler utama dari setiap tim MPL ID S14 seperti Kairi (6,04), Faviannn (4,89), dan Sutsujin (4,57).

Sementara dalam hal assist, Vincentt pun berada di posisi ketiga dengan total 198 assist di bawah Reyy (236) dan Sutsujin (206). Artinya selain memiliki banyak kill, dirinya juga sering kali terlibat dalam kill yang didapat oleh rekan satu timnya.
Jika diliat secara rata-rata, jumlah assist milik Vincentt ini juga masih terbilang banyak dengan raihan 4,83 assist per game yang membuatnya berada di posisi keempat di bawah beberapa jungler utama tim lainnya seperti Reyy (5,76), Kairi (5,70), dan Sutsujin (5,57).
Mungkin salah satu celah yang dimiliki Vincentt ada pada jumlah death-nya di sepanjang musim reguler. Karena ketidakdisiplinan hingga berbuah blunder, dirinya juga menjadi jungler kedua yang paling sering dijatuhkan tim lawan sebanyak 101 kali. Jumlah ini hanya lebih baik dari jungler DEWA United Esports, Reyy, dengan 107 death.
Menarik untuk dinantikan seperti apa performa Vincentt bersama Geek Fam di playoff MPL ID S14. Apakah dirinya bisa membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik atau tidak, semua tergantung dari apa yang tengah dipersiapkan oleh dirinya dan tim saat ini.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal playoff MPL ID S14, format, hasil, dan cara menonton