Siapa tak kenal Maungzy? Sosok hardcore andalan dari tim Mobile Legends Alter Ego. Maungzy bisa dianggap sebagai salah satu marksman/assassin terkuat di sidelane saat ini.

Kesetiaan pemain asal Pontianak itu kepada Alter Ego juga terbilang baik. Ia sudah memperkuat tim ini sejak MPL season 2. Puncak performanya ada di musim ini.

Pada MPL season 4, Maungzy berhasil membawa Alter Ego finis di peringkat ketiga. Mereka sebenarnya punya potensi sampai ke grandfinal, tapi harus kalah dari Rex Regum Qeon di final lower bracket.

Karier Maungzy panjang dan penuh perjuangan. Tapi ada satu hal yang terungkap ketika dia berada dalam acara Empetalk milik Jonathan Liandi.



Ia mengaku sempat ada momen ingin meninggalkan AE. Ada dua tim yang ingin dia perkuat saat itu yakni RRQ dan Louvre Esports.

Maungzy mengungkapkan masing-masing alasannya. Ia menyebut RRQ karena saat itu sangat mengidolakan Lemon, walau sang pemain mengaku sekarang sudah tak terlalu merasakan hal yang sama.

Sementara kenapa ada nama Louvre adalah karena peluang bermain dengan salah satu midlaner terbaik lainnya, Yosua Kido Priatama.

Namun, hal itu tak terealisasi. Sampai akhirnya kesetiaan Maungzy berbuah tempat ketiga MPL season 4. Ia pun kini sudah kerasan di Alter Ego dan tak berencana pergi.

BACA JUGA: Alter Ego pun tak menyangka Celiboy bisa sehebat sekarang