Salah satu organisasi esports terbesar di dunia, Natus Vincere (Navi), bakal melakukan debut perdana M Series-nya di M3 World Championship mendatang. Mereka berhak berpartisipasi di ajang MLBB paling bergengsi ini setelah mengakuisisi tim yang memenangkan kualifikasi CIS M3 World Championship, Deus Vult.

Pasukan Deus Vult sendiri bukanlah tim baru di turnamen M Series. Pada edisi sebelumnya, mereka juga datang sebagai perwakilan CIS. Sayangnya perjalanan kala itu harus terhenti sebelum memasuki playoff setelah dikalahkan oleh Alter Ego 2-0.

Kembali hadir dengan roster yang hampir sama, Navi tentunya telah mempelajari banyak hal tentang kejuaraan dunia MLBB ini. Terutama kapten tim Stanislav “SAWO” Reshniak yang sudah hadir di M Series sebanyak tiga kali, ia tidak pernah absen sama sekali.

Meski demikian, MLBB merupakan game yang terus berkembang dan berubah. Akan selalu ada hal baru di game garapan Moonton ini. Dan itulah yang ditemui skuad Navi saat mereka melakukan scrim di server Asia Tenggara.

“Setelah malakukan scrim, kami menemukan beberapa jungle pick dan strategi yang benar-benar berbeda dengan gaya bermain sever Rusia,” ungkap manajer tim, Porotnikov Oleg.



Navi ingin hadapi Blacklist International di M3 World Championship

NAVI goes to M3 World Championship
Kredit: Twitter/Natus Vincere

Masuk dalam Grup C bersama EVOS SG, See You Soon, dan BloodThirstyKing (BTK), Navi memiliki peluang yang cukup bagus untuk mendapatkan slot upper bracket mengingat semua tim di grup ini memiliki kekuatan yang sebanding.

Walaupun fakta tersebut menguntungkan bagi Navi, mereka tetap tidak mau percaya diri berlebih. Fokus utama SAWO cs adalah tampil semaksimal mungkin untuk mendapatkan kemenangan di setiap pertandingan.

“Navi mewaspadai semua tim di Grup C. Target kami adalah menampilkan performa maksimal untuk mendapatkan kemenangan sebanyak-banyaknya,” ucap Porotnikov Oleg.

Terlepas dari tim mana yang mereka waspadai di M3 World Championship, Navi memiliki keinginan untuk bertanding melawan back-toback champion MPL PH, Blacklist International. Menurut sang manajer, jawara Filipina ini memiliki gaya permainan yang unik.

“Kami ingin menghadapi Blacklist International karena mereka memiliki play style unik.”

Ikuti ONE Esports di Facebook untuk berita, panduan, dan highlight Mobile Legends: Bang Bang lainnya.

BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, pembagian grup, hasil pertandingan