M3 World Championship jadi ajang tim-tim di luar region MPL untuk unjuk gigi. Salah satunya adalah tim Rusia, Natus Vincere, yang sebelumnya bernama Deus Vult.
Na’Vi diyakini menarik roster Deus Vult untuk mengisi divisi Mobile Legends mereka. Na’Vi sendiri adalah nama besar di scene esports dunia. Masuknya mereka ke MLBB memperlihatkan bahwa MOBA Mobile satu ini sedang potensial.
Meski begitu, perjuangan Na’Vi di M3 World Championship tak akan semudah itu. Mereka tetap bisa dibilang sebagai underdog mengetahui kekuatan terbesar Mobile Legends hadir di scene SEA.
- Seberapa besar patch baru memengaruhi META di M3?
- ONIC PH siapkan line-up berbeda di M3, terutama untuk hadapi ONIC Esports
Bersama Na’Vi, motivasi Defender dan Sunset Lover tambah besar
Defender dan Sunset Lover adalah dua pemain Na’Vi yang sudah mengikuti M1 dan M2 bersama Deus Vult. Keduanya dianggap pemain paling spesial di Rusia terkait Mobile Legends.
Namun, ketika diadu dengan tim-tim dari negara lain, kesulitan selalu didapati. Saat ditanya ONE Esports soal motivasi di M3, mereka mengaku memiliki eksperimen yang berbeda.

“Meski kami bermain buruk di M1 dan M2, setelah Na’Vi datang kami sangat termotivasi dan bersemangat bermain di M3. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ungkap Defender pada konferensi pers media.
M3 World Championship jadi ajang tukar jersey pemain
Selain merupakan turnamen Mobile Legends terbesar, M3 World Championship juga ajang para pemain bertegur sapa dengan pemain-pemain negara lain.
Tak sedikit yang mengambil kesempatan ini untuk menukar jersey, karena mungkin beberapa dari mereka bisa bertemu idolanya langsung di turnamen tersebut.

Tak terkecuali Sunset Lover dan Defender. Keduanya sama-sama ingin bertukar jersey dengan pemain RRQ Hoshi.
“Sunset Lover ingin bertukar jersey dengan Alberttt. Kalau saya tentu R7,” pungkas dia.
BACA JUGA: Na’Vi masuk ke scene esports Mobile Legends dan tampil di M3