M3 World Championship mulai seru. Pada babak gugur, beberapa tim yang tak diprediksi pulang cepat tiba-tiba harus angkat koper lebih dahulu.
Persaingan antar tim di M3 World Championship memang keras. Mungkin ada beberapa tim yang terlihat memang beberapa level lebih bagus dari tim lain.
Tapi tak sedikit juga yang tampil mengejutkan dan membuat para penonton terpukau karena performa mereka. Beberapa bahkan harus kecewa karena ada unggulan yang pulang cepat.
Siapa saja tim juara di liga negara masing-masing yang sudah gugur? Berikut adalah daftarya.
M3 World Championship kehilangan empat tim juara
- Team SMG

Salah satu tim yang diyakini bisa menjadi kuda hitam karena performa mereka yang apik di MPL MY. Mereka bahkan menghajar habis Todak di grand final kala itu.
Tak berhenti di sana, Team SMG diyakini sedang dalam kondisi yang menguntungkan karena META Marksman begitu cocok dengan mereka. Faktanya tidak begitu.
Team SMG tampil tak menggigit di fase grup dan di lower bracket playoff langsung kalah 2-0 dari ONIC Esports.
- Red Canids

Juara MPL BR Season 1 ini gagal memperlihatkan performa yang maksimal di M3 World Championship. Bahkan jika dibandingkan dengan Vivo Keyd sebagai runner-up, permainan mereka jauh dari kata memuaskan.
- Blacklist International menangi duel juara MPL ID vs MPL PH di lower bracket M3
- Pascol kecewa Miya Ciku tak pakai Haas Claw di M3 World Championship
Hanya satu kemenangan di fase grup dan langsung dibungkam See You Soon 2-0. Padahal Red Canids punya pemain yang bisa dibilang sangat ikonik di M3 yakni kapten mereka, Lunna.
- Malvinas Gaming

Juara Liga resmi Moonton untuk Latin Amerika (LATAM) itu juga mengalami nasib kurang baik. Merupakan tim asal Peru, mereka sebenarnya sudah mencoba memberikan yang terbaik.
Performa mereka tak bisa dibilang buruk, apalagi laga lower bracket menghadapi Na’Vi bisa dibilang super ketat. Namun, Dewi Fortuna masih melekat kepada Na’Vi dan Malvinas harus pulang lebih cepat.
- ONIC Esports

Kejutan terbesar sejauh M3 World Championship adalah gugurnya juara MPL ID Season 8, ONIC Esports. Landak Kuning asal Indonesia memang kurang beruntung sepanjang turnamen.
Setelah secara mengejutkan kalah dari Vivo Keyd dan Todak di fase grup yang membuat mereka harus ke lower bracket, ONIC harus melawan Blacklist International di laga kedua lower pasca mengalahkan Team SMG.
Melawan Blacklist, ONIC dibuat kelimpungan. Mereka memang sempat menyamakan kedudukan 1-1, tapi kolektivitas dan META Blacklist terlalu superior menghadapi ONIC yang sedang goyang. Wakil Indonesia pun hanya tinggal RRQ Hoshi.
BACA JUGA: Menang telak dari Bedel, Vivo Keyd tantang Blacklist International di M3