Seperti diketahui bahwa pembubaran divisi Mobile Legends: Bang Bang yang dilakukan manajemen Louvre Esports telah membuat para pemain di dalamnya kini memilih bernaung di bawah bendera Genflix Aerowolf.

Hal ini sedikit-banyak dipercaya akan memengaruhi kekuatan Genflix Aerowolf dalam mengarungi musim kompetisi ke-4 Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia dalam waktu dekat.

Pasalnya, dengan bergabungnya para pemain Louvre telah membuat divisi Mobile Legends Genflix Aerowolf menjadi sesak karena ada begitu banyak pemain di dalamnya yang harus segera menyatu.

Namun, anggapan tersebut ditepis oleh mantan pemain Louvre yang kini membela Genflix Aerowolf, Yosua “Kido” Priatama.

Kido mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekannya sama sekali tidak membutuhkan proses adaptasi di Genflix Aerowolf, meski berstatus pemain baru.

Pasalnya, semua pemain yang akan menjadi andalan utama Genflix Aerowolf di MPL Season 4 adalah mereka yang dulunya berasal dari Louvre.

“Total kami bertujuh yang bergabung dari Louvre ke Aerowolf, bersama manajer hingga brand ambassador. Jadi kami yang ada di Aerowolf saat ini benar-benar sudah menjadi satu kesatuan,” ucap Kido saat ditemui ONE Esports di acara pembukaan Playpay Esports Tournament di AEON Mall BSD City, Tangerang, Jumat (9/8/2019).

“Sejak masih di Louvre, kami sudah memiliki basic seperti keluarga. Kami di Aerowolf hanya seperti berganti wadah saja di bawah manajemen yang lebih baik.”

Dengan demikian, peluang Genflix Aerowolf untuk bisa berbicara banyak di MPL Season 4 dan turnamen lainnya sangat besar dan terbuka lebar.

Bagaimana tidak. Jika kita melihat sepak terjang Louvre sepanjang 2019, mereka sukses menjadi runner-up di MPL Season 3 dan Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2019 dan hanya kalah dari Onic Esports.