Caster dan analis Moch Ryan Batistuta alias KB, mengungkapkan satu kekhawatirannya kepada dua wakil MPL ID di MSC 2023, ONIC Esports dan EVOS Legends, pasca-SEA Games. Hasil di luar ekspektasi yang didapat timnas MLBB Indonesia di SEA Games 2023 dipercaya akan berdampak tak bagus bagi kedua tim tersebut.

Tampil di SEA Games 2023 dengan ekspektasi tinggi, yaitu bisa berjuang hingga meraih medali emas, nyatanya Timnas MLBB Pria Indonesia sudah harus gugur di fase grup. Sanz dkk harus takluk dari Kamboja dan Myanmar, hingga membuat kemenangan atas Singapura di match terakhir tak bisa menyelamatkan mereka untuk lolos ke playoff.

Hasil ini tentu memicu kekecewaan hingga hujatan, terutama kepada para pemain, atas apa yang terjadi. Hal ini tentu akan memberikan dampak buruk kepada para pemain, terutama mereka yang nantinya akan kembali ke Kamboja untuk tampil di MSC 2023 pada Juni mendatang, yaitu DreamS, Saykots, Branz (EVOS Legends), Sanz, dan Kiboy (ONIC Esports).

MSC 2023, MSC, MLBB, MLBB Esports, Mobile Legends
Kredit: MLBB Esports

Dalam EmpeShow #30 di channel Youtube Jonathan Liandi, KB mengaku khawatir dengan hasil ini dan meraasa kasihan. Namun hal tersebut tidak ditujukan kepada para pemain, tetapi staf pelatih di ONIC Esports dan EVOS Legends jelang menghadapi MSC yang akan datang.

“Saya ingin ambil satu kata: Kasihan. Saya tidak kasihan kepada player, tetapi Age, Mars atau Coach Yeb (tim pelatih). Sebelum SEA Games, ekspektasi mereka apa sih?” Ucapnya.

“Ketika MPL berlangsung, mereka masih sempat-sempatnya Senin dan Selasa latihan timnas. Baru setelah itu Rabu, Kamis sebelum MPL, apalagi jadwalnya ketat selama 6 pekan, mereka baru latihan bersama timnya. Setelah itu mereka main di SEA Games dan mendapat hasil seperti ini,” tuturnya.

Timnas MLBB Indonesia, KB


KB sebut ada PR besar bagi ONIC dan EVOS jelang MSC 2023

Mobile Legends, MLBB, KB, EmpeShow
Kredit: Youtube/Jonathan Liandi

Melihat situasi seperti ini, KB yakin bahwa pihak yang saat ini sangat dipusingkan adalah tim pelatih di ONIC Esports dan EVOS Legends. Tak hanya untuk mempersiapkan strategi dan gameplay yang akan digunakan, mereka juga harus bisa membangkitkan kembali semangat para pemain, terutama yang bermain di SEA Games 2023.

Reaksi dan hujatan dari netizen tentunya akan sangat memengaruhi mood dan semangat para pemain untuk bisa menampilkan performa terbaik di MSC 2023. Mereka juga hanya memiliki waktu sebulan demi memulihkan kondisi ini.

“Kasarnya tiga member EVOS sekarang jadi kambing hitam. Sanz dan Kiboy juga pasti mendapatkan dampak dari kekalahan ini, entah dalam bentuk pelajaran atau penurunan dari segi semangat. Dan sekarang MSC sudah ada di depan mata,” ujar KB.

“Age dan Coach Yeb pastinya sekarang punya PR. Makanya saya merasa kasihan kepada mereka, perwakilan MSC yang seharusnya kembali dari SEA Games punya mood yang senang, tetapi sekarang pulang dengan tangan kosong. Jadi bukan kasihan kepada player-nya, tetapi untuk ‘rumah mereka’ (organisasi) setelah kembali lagi,” tuturnya.

Apa yang diungkapkan KB ini mungkin ingin menitikberatkan kepada tugas besar yang bakal diemban oleh para pelatih ONIC serta EVOS dalam mempersiapkan tim menghadapi MSC 2023. Secara garis besar, dirinya tentu memiliki rasa empati yang tinggi kepada player, pelatih, tim, dan semua pihak yang terlibat di SEA Games dan MSC.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Daftar tim peserta MSC 2023 dan roster dari setiap regional