Liquid ECHO memang butuh Jaypee!
Kemenangan Liquid ECHO atas Falcons AP BREN mengguncang playoff MPL PH S13 pada Jumat (25/4) di mana The Cavalry sukses menumbangkan sang juara dunia M5 dalam laga sengit BO5, membuat KarlTzy dkk lolos ke MSC 2024 mewakili Filipina.
Kemenangan tersebut tentu sangatlah berarti karena Liquid ECHO, juga memastikan satu tempat di Grand Final playoff MPL PH S13.
Sebagai sesama juara dunia, Liquid ECHO memang belum bisa mengalahkan Falcons AP BREN di regular season MPL PH S13.

Tak heran, laga pamungkas tersebut berlangsung sengit di mana Falcons AP BREN tidak memberi Liquid ECHO slot menuju MSC 2024 dengan percuma.
Adalah Roamer Liquid ECHO, Jaypee “Jaypee” De La Cruz, sukses menjadi pahlawan di game ke-5 dengan Kaja miliknya.
Dihujani hujatan sejak MPL PH S12 tidak membuat Jaypee meredup. Menggantikan posisi Tristan “Yawi” Cabrera, dia berusaha sebaik mungkin.

Momen penebusan itu pun tiba, akhirnya Jaypee membungkam semua kritik terhadapnya dengan satu kemenangan besar bagi Liquid ECHO.
| BERITA ESPORTS MLBB LAINNYA |
| Liquid ECHO ke grand final MPL PH S13, tim pertama di MSC 2024 |
| Fnatic ONIC PH gugur cepat, Kelra ungkap kekecewaan |
| Pesan Yawi minta maaf soal Liquid AURA |
Kisah Jaypee di balik kemenangan Liquid ECHO, ubah hujatan jadi motivasi

Dalam interview pasca pertandingan menghadapi Liquid ECHO, Jaypee menyampaikan seperti apa cara timnya mengalahkan Falcons AP BREN.
Dalam game ke-5, terlihat bahwa Jaypee dkk beberapa kali tersudut dengan kekuatan dari draft Falcons AP BREN. Terlebih dengan Kaja yang dipilih oleh Jaypee, cukup kesulitan di awal game hingga menuju ke mid-game.

“Karena komposisi hero kami tidak bisa terlalu burst di early game, dari early hingga mid (game) kami tidak terlalu tertinggal, karena permainan kami masih (cukup baik) di mid hingga late game. Kami hanya perlu bersabar,” ucap Jaypee tentang pick Kaja dilansir dari Tiebreaker Times.
Hal tersebut tetap membuat teman-temannya percaya akan kemampuan Jaypee. Menurut sang roamer, segala bentuk hujatan yang diberikan kepadanya ia jadikan sebagai motivasi untuk membantu timnya kembali meraih gelar juara.

“Pukulan (hujatan) itu juga memotivasi saya. Saya tidak terpengaruh oleh (hujatan) mereka, saya sangat ingin menjadi juara,” tuturnya.
Jaypee menambahkan, dia tidak peduli akan hujatan yang berkeliaran di media sosial. Bagi sang roamer, dia lebih berfokus untuk latihan.
“Saya tidak memperhatikan orang-orang yang mencaci saya baru-baru ini karena saya benar-benar fokus untuk latihan (tim) kami. Saya tidak memperhatikan media sosial,” pungkasnya.
Liquid ECHO masih akan menantikan siapa lawan mereka di Grand Final antara RSG PH atau Falcons AP BREN dalam laga Final Lower Bracket, Sabtu (25/5).
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal Playoff MPL PH S13, format, hasil dan cara menonton