Kyy roamer EVOS menjadi rumor yang tak kunjung usai. Sudah dua bulan terakhir roamer Bigetron Alpha itu dihubungkan dengan Macan Putih.

Meski begitu, sampai detik ini belum ada pengumuman resmi terkait hal tersebut. Kedua pihak sempat membuka bahwa bakal ada negosiasi lanjutan terkait sang pemain.

Saga transfer Kyy, Kyy tinggalkan BTR, Kyy, BTR Kyy, Bigetron Alpha, MPL ID S14, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Instagram/bigetronesports

Namun, tak sedikit juga yang ragu itu tak akan terjadi. Pasalnya, Ivann yang selalu dihujat sebelum ESL, berhasil membuktikan diri dan tampil luar biasa bersama EVOS Holy.

Bersama Albert, Ivann tampil meyakinkan dan membawa timnya meraih dua kemenangan langsung melawan HomeBois dan Team Liquid ID, yang memastikan mereka melaju ke Challenge Final ESL S6.

Vaanstrong jadi roamer utama EVOS
Sumber: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Tapi bagaimana potensi Kyy roamer EVOS? Sampai saat ini belum ada update, kebetulan bursa transfer masih terbuka juga dan belum lock roster MPL ID sejauh ini.

Profil dan biodata Aville: Juru latih baru EVOS, pesohor MOBA di Indonesia
Pelatih baru EVOS Glory diumumkan, Aville comeback ke tim Macan!
Saga transfer KYY ke EVOS terus berlanjut setelah harga terungkap ke publik
Kyy ungkap Roamer baru Bigetron Alpha lebih jago dari Emann

Ivann atau Kyy roamer EVOS? Aville punya jawaban bijak

Saat sedang live streaming, Aville menjawab pertanyaan KB terkait roamer seperti apa yang dia pilih, punya pengalaman banyak sebagai pure roamer, atau dia yang sudah beberapa kali ganti role.

Aville di EVOS, Profil dan biodata Aville, alasan EVOS rekrut Aville, Alasan Aville jadi pelatih EVOS, EVOS Aville, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Instagram/EVOS Esports

Jawaban Aville cukup bijak dan bisa diterima. Dia mengaku sangat objektif dan terbilang lama menilai seorang pemain.

“Mungkin karena saya belum tahu sepak terjang pemain siapapun di Mobile Legends karena tak pernah ngikutin, jadi apa yang saya lihat benar-benar objektif,” kata Aville.

https://youtu.be/vjMkH60XtXs?t=249

“Tapi kalau pertimbangan saya menilai objektifnya itu panjang, tak cuma mungkin 3 hari trial, tidak. Mungkin saya butuh sample seminggu, saya tahu banyak faktor, terlepas dari masa lalu mereka apa yang mereka tak tahu, karena memang saya baru.”

“Penilaian saya tentang objektif ingame, juga bagaimana mereka ngetimnya, komunikasi, waktu pembahasan, body language mereka, kepribadian juga, di situ kalau saya. Karena saya tak tahu histori mereka sehingga pure objektif,” pungkas dia.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Rencana Aville di EVOS, ada pesan khusus buat Fams