Regular season di MDL Season 3 baru saja berakhir. Persaingan yang lebih ketat dari biasanya benar-benar terjadi seiring penambahan jumlah peserta.

Dewa United, Kings Esports, dan Red Bull Rebellion memberikan warna baru, bahkan terbukti punya kelas juga karena ketiganya lolos ke playoff.

Tak hanya itu, tim-tim lain pun berkembang cukup pesat. Siren Esports sebagai juara bertahan membuktikan diri bisa mempertahankan kapasitas maksimalnya meski membuat perombakan roster.

Siren finis di peringkat teratas setelah hanya kalah tiga kali sepanjang musim.

Tim yang juga mendapat sorotan adalah EVOS Icon. Setelah selalu gagal di season 1 dan 2, hasrat mereka untuk juara di season ketiga ini terlihat besar.



EVOS sebenarnya benar-benar menguasai regular season. Tapi beberapa masalah menghadang dan membuat mereka harus puas di tempat kedua.

10 tim dipastikan terpilih dan akan bertarung di babak playoff dua pekan dari sekarang. Lalu bagaimana sistem bracket di season 3 kali ini?

https://www.instagram.com/p/CNaG7mshu8m/

Seiring bertambahnya jumlah peserta di fase final, sistem pun sedikit diubah. Semakin tinggi finis akhir di regular season, jalur menuju grand final pun kian dekat.

Siren dan EVOS langsung duduk di semifinal masing-masing bracket, artinya mereka hanya butuh satu kemenangan untuk mencapai grand final.

Memakai sistem single elimination, tiap tim yang kalah akan langsung gugur. Kings Esports, Dewa United, ONIC Prodigy, dan Bigetron Bravo menjadi empat tim dengan perjalanan paling panjang di playoff.

Mari kita tunggu siapa yang akan menjadi jawara di ajang kasta kedua Mobile Legends Indonesia tersebut.

BACA JUGA: MPL PH Season 7 rehat dua pekan, ada apa gerangan?