Aura Fire berada di ujung tanduk. Peluang mereka untuk lolos ke playoff MPL ID Season 7 benar-benar tipis, bahkan bisa dibilang tertutup.

Selama musim berjalan hingga pekan kelima, Aura tak sekalipun meraih kemenangan. Semua laga diakhiri dengan mengecewakan. Jika dihitung hanya ada dua game yang mereka menangi, sisanya kalah.

Saat ini Aura duduk di peringkat buncit klasemen dengan -16 poin. Jarak mereka 13 poin dengan Geek Fam yang ada di peringkat keenam.

Mereka harus benar-benar menyapu bersih lima laga tersisa dengan kemenangan jika ingin membuka peluang lolos.

Tapi, Aura kian diserang, terutama setelah hal mengejutkan terjadi pada game kedua melawan EVOS Legends. Pada laga yang dimenangi EVOS 2-0 itu, Aura membuat banyak orang kaget di game kedua.



Jungler mereka tak memakai spell retribution. Banyak yang menganggap ada miss-click dari Aura, tapi tak sedikit juga yang menebak bahwa Aura punya strategi tersendiri.

Luminaire sempat berkomentar bahwa tak ada untungnya bermain tanpa membawa spell retribution, karena semua objektif akan kalah. Sampai kapten Aura, Godiva, mengungkapkan di akun tiktoknya.

Ia menjelaskan mengapa jungler Aura yang ketika itu adalah Vanss dengan hero Brody, tak memakai retribution.

“Game pertama itu Variety jungle, kedua Vanss yang jungle. Saat kami sedang bahas strategi early game, spell Vanss tak sempat diganti. Ya lagi apes saja,” ucap mantan pemain TCN itu.

Kesalahan teknis seperti ini seharusnya tak perlu dilakukan tim level MPL. Hal ini juga kian memperlihatkan bahwa Aura benar-benar berada dalam tekanan.

BACA JUGA: Luminaire ungkap alasan pilih REKT sebagai tank utama EVOS Legends