SEA Games 2019 di Manila, Filipina, akan menjadi pertama kalinya cabang esports berbicara dan dihitung medalinya. Sadar bahwa medali emas akan menjadi sejarah di ajang ini, cabang Mobile Legends: Bang Bang menjadi salah satu andalan Indonesia di nomor esports.

Sebenarnya ada enam cabang esports yang nantinya dimainkan. Selain MLBB, ada Dota 2, Tekken 7, Hearthstone, Starcraft II, dan Arena of Valor. Tapi MLBB jelas menjadi sorotan tersendiri.

Indonesia bisa dianggap sebagai negara dengan player-player MLBB terbaik dunia. Tim seperti Rex Regum Qeon, Louvre, EVOS, dan Onic namanya sudah besar di luar negaranya sendiri bahkan kerap berprestasi.

Tak ayal, pelatih yang baru ditunjuk melatih timnas MLBB Indonesia, Jeremy “Tibold” Yulianto, mengaku kualitas yang di atas rata-rata tak menjamin seorang pemain terpilih menjadi 7 andalan Indonesia di SEA Games 2019 nanti.

Saat ini setidaknya ada 40 player yang akan diseleksi pada tanggal 12-18 Agustus 2019 di Surabaya, sebelum akhirnya dikerucutkan menjadi 7 player utama.

“Semuanya berkaitan. Indonesia punya bintang dan talenta luar biasa memang, jadi tantangannya sangat banyak. Menurut saya player sudah sadar mereka itu ada di level top dunia. Sehingga tugas utama adalah bagaimana caranya mereka di latihan sampai approach pertandingan bisa tetap humble. Ga complacent, percaya diri penting tapi tak besar kepala,” ungkap Tibold kepada wartawan.

“Kemudian teknis, mulai dari teamwork yang diperhatikan, karena mereka gabungan dari beberapa tim. Ini menjadi tantangan tapi kami percaya dengan modal yang dimiliki kami bisa dapat medali emas.”

“Lebih spesifik soal ego, bonding itu perlu, hangout dan chill bareng. Tapi lebih kepada kami mengembangkan mereka sebagai atlet profesional. Profesional itu kalau prajurit mau perang udah harus siap semuanya, termasuk mental.”

“Kami tak bisa menganggap remeh. Harus banyak teamtalk, pun pelatih dan staff tak bisa begitu saja melepas pemainnya main. Tapi harus dirangkul dan dididik. Memberitahu juga bahwa kita ini punya big shot, kesempatan emas untuk mendapat medali emas. Salah satu halangan utama adalah sombong dan meremehkan lawan. Hal-hal ini yang harus ditanamkan pada para player,” tutur mantan pelatih Bigetron Esports itu.