Tim Myanmar, Burmese Ghoul, berhasil mengambil perhatian pencinta Mobile Legends: Bang Bang. Pada turnamen Piala Dunia MLBB (M1) di hari kedua, tepat di momen grup B bertanding, Burmese Ghoul tampil superior.

Bagaimana tidak, tim yang mungkin sebelumnya tak lebih diunggulkan dari Axis Esports (Malaysia) dan Team Gosu (Amerika Serikat) di grupnya itu malah menjadi tim paling istimewa.

Burmese Ghoul mampu mengalahkan Axis Esports, Gosu, dan Candy Comeback semuanya dengan skor sempurna 2-0. Lalu apa spesialnya tim Myanmar ini?



Secara kolektif, mereka memang agresif dan punya kerja sama yang baik. Permainannya terbilang rapi dan sangat adaptif dengan musuh.

Tapi ada satu hal yang kami sorot. Yakni mereka sangat mengandalkan hero Jawhead sebagai offlaner. Hero satu ini bahkan dipakai di enam game yang mereka mainkan, Selasa (12/11).

Ini adalah keputusan unik karena Jawhead bisa dibilang anti-meta yang sangat jarang ditemukan di turnamen resmi. Lebih banyak orang memakai Thamuz, Masha, Badang, bahkan Terizla belakangan ini.

Namun, Jawhead Burmese Ghoul memang bukan kaleng-kaleng. Win “PVNOV” Thuta sebagai pilot Jawhead selalu mampu tampil apik. Dia kuat di lanenya sendiri dan mampu menjadi tank tambahan bagi tim ketika war berlangsung.

Anehnya memang tak ada satu tim lawan pun yang mem-ban Jawhead. Entah meremehkan atau menganggap hero itu tak penting, yang pasti Jawhead mampu membuktikan dia mampu masuk ke meta MLBB saat ini.

BACA JUGA: Hanya satu orang yang mampu prediksi hasil akhir Worlds 2019