GX Squad mungkin merupakan tim yang cukup beruntung di antara tim lain pada M3 World Championship. Mereka adalah juara tiga MPL MENA Timur Tengah, tapi mengambil satu spot ke M3.
Hal ini dikarenakan tidak bisanya Akatsuki sebagai juara di turnamen tersebut untuk berangkat, terkait masalah usia pemain dan kesulitan mengurus visa terbang.
Sampai di M3 pun, tak banyak yang tahu GX Squad. Mungkin mereka adalah tim paling antah berantah di turnamen kali ini.
Namun, salah besar jika tim-tim menganggap sebelah mata GX Squad. Bisa jadi mereka memberikan kejutan yang tak terkira, melihat kekuatannya juga masih abu-abu di mata kita dan mungkin tim-tim lainnya.
- Acil bicara soal persiapan RRQ Hoshi hadapi Team SMG di M3 dan pengaruh Jamesss
- GideonQ menelaah tim-tim anak bawang di M3 World Championship
GX Squad mengaku tim besar di Timur Tengah
ONE Esports dan beberapa media lain mendapat kesempatan mewawancarai salah satu dari pemain GX Squad, Amuni. Ia mengatakan bahwa GX Squad sudah begitu top di server Timur Tengah. Tapi karena belum pernah bermain di ranah internasional, tim-tim luar pun kurang mengetahui mereka.

“GX Squad adalah tim yang cukup terkenal di Timur Tengah. Tim ini sudah aktif bermain dalam 2-3 tahun di server kami. Kami sadar banyak yang belum tahu GX Squad karena tim ini belum mendapat kesempatan di turnamen internasional,” katanya.
“Mudah-mudahan kami tetap bisa memberikan yang terbaik di M3 ini, terlepas ada pemain inti GX Squad yang tak bisa ikut ke M3 karena studi dan bekerja,” tambah dia.
GX Squad ada di Grup D bersama RRQ Hoshi
Perjuangan GX Squad juga tak akan mudah. Mereka berada di Grup D pada M3, yang mana ada dua juara MPL, Team SMG dan RRQ Hoshi, serta runner-up MPL Singapura, RSG SG.

Di atas kertas, GX Squad tentu tak diunggulkan. Tapi di sisi lain, mereka bisa jadi batu sandungan untuk siapapun yang terlalu meremehkan di grup tersebut.
BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, tim peserta, pembagian grup, hasil pertandingan