Nasib sang roamer veteran, Erico “Godiva” akhirnya terjawab seiring dengan tim AURA Fire memberikan pengumuman resmi pada Kamis (30/6) malam.
Pemain yang sudah lama menjadi bagian dari AURA Fire itu dicap sebagai ‘Legenda’ tim Sang Naga Api selama berjalan di scene kompetitif MLBB.
Langkah Godiva memang tak selalu mulus. Suka duka bersama AURA sudah ia lalui baik di MPL ataupun MDL, semua sudah dilalui hingga batas tertinggi.
Meninggalkan AURA Fire tentu menjadi keputusan terberat bagi Godiva. Setelah apa yang sudah ia lalui dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Godiva meninggalkan AURA Fire

Menyusul kepergian Regi “Fluffy” Marviola, sang EXP Laner pada satu hari sebelumnya, Godiva akhirnya resmi berpisah dengan AURA Fire.
Dalam video perpisahan melalui kanal YouTube AURA TV, terlihat seluruh rekan-rekan Godiva memberi pesan dan kesan terhadap sang roamer.
Dan bagi Godiva sendiri, ia membagikan beberapa kisah yang cukup menarik selama ia berkarier di tim AURA Fire dari dulu hingga sekarang.

“Halo saya Godiva, saya pemain Mobile Legends. Momen yang paling berkesan banget pas Reza bilang ‘kita udah fix lolos playoff MPL Season 8’ itu adalah momen yang tidak bisa saya lupakan karena pertama kali lolos (ke) playoff MPL,” ucapnya.
- RESMI: Roster AURA Fire untuk MPL ID S12 dirilis, ke mana God1va?
- RESMI: Fluffy berpisah dengan AURA Fire
Ia pun menambahkan, kenangan ketika AURA menjadi juara Piala Presiden Esports 2021 adalah satu hal yang menarik dan ia mencetuskan META Kadita Roamer.

“Kalau turnamen sih Piala Presiden Esports itu saya merasa di tiitk puncak karena belum ada pemain Kadita Roamer kan? Jadi saya merasa selangkah di depan dan saya merasa bangga karena modal Kadita dapat (gelar) MVP itu rejeki saya dan saya senang,” tambah dia.
Godiva menceritakan bagaimana ia bertransisi dari role sebagai offlaner/EXP Laner ke role sebagai roamer sekarang ini. Menurutnya, ia sangat berterima kasih karena AURA memberi kepercayaan yang besar pada dirinya walau tim dalam kondisi terpuruk.
“AURA begitu besar membantu (perjalanan karier) saya. Dulu saya bermain offlaner/EXP Lane lalu saya pindah role menjadi roamer saya mendapatkan rekor 0 – 14 tapi saya masih dipercaya akhirnya MPL Season 8 saya bisa bawa AURA ke playoff,” tuturnya.

“Seberapa besar AURA buat saya? Besar sekali. (Ada) momen di luar pertandingan kami tidak bilang ke Reza pergi ke suatu tempat, full team,”
“Momen di mana biasanya saya pergi sama Regi, atau sama High atau Jijey. Tapi ini kami benar-benar full team, Facehugger, Kabuki, Yosua/Tezet, High, Regi dan kami tidak bilang ke dia karena kami pusing sekali kalah-kalah terus dan kemudian kami bertanding, menang itu momen tak terlupakan.”
“Dukungan dari pemain lain? Biasa saja sih. Saya senang ketika mereka percaya saya main sebagai roamer itu saja.”
Tak lupa ia memberi pesan dan kesan terhadap AURA Fam, yang sudah mendukung dirinya bersama AURA Fire. Menurut sang roamer, mereka adalah fanbase terbaik dan walau dirinya tak lagi membela AURA, mereka tetap setia.
“AURA Fam itu seperti keluarga bagi saya. Soalnya, ketika kami lose-streak Season 10 saya sempat malu ketemu mereka, tapi mereka tetap setia datang ke MPL Arena. Mendukung walau saya hanya sedikit bermain (jam terbang), mereka tetap jauh-jauh datang mendukung pokoknya AURA Fam itu keluarga pokoknya bahkan mereka datang ke Bandung meet and greet, thank you AURA Fam,” ungkapnya.
Pada akhirnya, Godiva menyadari betapa sedihnya meninggalkan tim yang membesarkan nama hingga kariernya saat ini. Namun, ia berharap yang terbaik untuk AURA di MPL ID Season 12, semoga bisa melangkah ke M5 World Championship.

“Percaya proses sih, yang saya dapatkan. Perasaan saya pasti sedih soalnya saya sudah lama di AURA sejak MPL ID Season 5 ke Season 11 jadi meninggalkan AURA pasti sedih. Tapi saya percaya kalau tim butuh regenerasi dan saya tahu saya sudah 26 tahun dan harapan saya untuk AURA saya tidak butuh mereka dapat piala MPL, minimal dapat slot ke M5,” ucapnya.
“Terus harapan untuk saya pribadi saya masih mau bermain tapi saya belum tahu mau di mana. Rasa penasaran saya masih besar, selama saya belum dapat piala MPL, semoga di MPL Season 13 saya bisa juara.”
Terakhir, ia memberi pesan untuk suksesornya, H i g h, di mana ia berharap para penggawa AURA Fire semoga bisa mendapatkan hasil terbaik.

“Pesan untuk Jijey, (dapetin) slot M5 Jey. Saya mau lihat dia bawa AURA ke M5 bersama dengan yang lainnya, Kabuki, Facehugger, saya mau lihat mereka bermain di M5,”
“Untuk AURA Fam walau saya tak lagi di AURA, jangan karena saya tidak di AURA kalian tidak mendukung AURA lagi. Saya masih akan menonton AURA di MPL Arena, (semoga kalian) tetap setia lah kalian sudah keren.” pungkas dia.
“Saya Godiva, saya pamit, terima kasih untuk AURA dan see you on top.”
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal MPL ID S12, format, hasil pertandingan dan cara menonton