Turnamen ONE Esports MPL Invitational akan segera digelar hanya dalam hitungan hari, Jumat (27/11/2020). Di ajang ini, 20 tim teratas dari empat liga MPL terbaik akan bertarung memperebutkan gelar juara dan hadiah US$100.000.
Sebelum dimulai, ada banyak pendapat berbeda mengenai tim atau wakil dari negara mana yang akan menjadi juara di ONE Esports MPLI. Sah-sah saja bagi siapapun untuk berpendapat dan menjagokan tim namapun.
Kini kami coba menghadirkan global power ranking Mobile Legends seperti yang pernah kami hadirkan di sepanjang MPL Season 6, tetapi kali ini dengan versi MPLI alias berdasarkan performa setiap tim di ajang ini. Berikut daftar 10 tim terbaik versi kami sebelum turnamen ini digelar.
1. RRQ Hoshi

Tidak ada yang bisa meragukan kekuatan tim raksasa dari MPL ID ini. Setelah mengalami kekalahan menyakitkan di Mobile Legends World Championship 2019 (M1) tim berjulukan Raja dari Segala Raja ini berhasil bangkit dan mendominasi scene Mobile Legends, baik di Indonesia maupun Asia Tenggara dengan menjuarai MPL Invitational 4 Nation Cup dan meraih dua gelar secara beruntun di MPL ID Season 5 dan 6.
Sederet prestasi gemilang ini merupakan bukti nyata dari kemampuan tim dan mental juara RRQ Hoshi saat ini. Diperkuat oleh bintang-bintang seperti Lemon, Vynnn, dan R7, plus keberadaan dua core mereka Alberttt dan Xinnn membuat mereka menjadi tim yang paling ditakuti di dunia dan diprediksi akan menjadi juara di ONE Esports MPL Invitational.
2. Bren Esports

Bren Esports adalah tim MPL PH terbaik yang masuk ONE Esports MPLI. Hanya mengalami satu kekalahan di musim reguler, Angelo Kyle “Pheww” Arcangel memimpin timnya ke babak playoff, mendominasi persaingan, hingga berhasil meraih gelar juara mereka di MPL PH pada Season 6.
Selain memiliki permainan hebat sebagai sebuah tim, line-up Bren Esports bertabur pemain veteran berpengalaman dan talenta berbakat. Pheww mampu memimpin tim bersama Lusty, sementara lini serangan tim mengandalakan agresi dari Ribo dan insting membunuh tinggi dari KarlTzy dan FlapTzy.
3. Alter Ego

Alter Ego selalu menjadi kuda hitam di setiap gelaran MPL ID. Peningkatan kemampuan dan kekompakan sebagai sebuah tim menjadi salah satu faktor keberhasilan mereka saat ini menjadi tim yang sangat disegani.
Pada MPL ID season 6, Alter Ego hampir berhasil menjadi juara usai nyaris mampu menggulingkan RRQ Hoshi di babak grand final, sebelum semuanya buyar dan takluk 2-3.
Menghadapi MPLi, Alter Ego berhasil mempertahankan semua pemain mereka. Dengan chemistry dan kekompakan yang telah terbangun cukup lama, tidak akan mengherankan jika Alter Ego mampu berbicara banyak di ajang ini.
4. Omega Esports

Di ajang ONE Esports MPLI, semua orang percaya bahwa Omega Esports adalah salah satu kuda hitam terbesar. Di antara superteam seperti Bren Esports, Aura PH, dan ONIC PH, tim ini mampu menyelinap masuk ke babak grand final MPL PH Season 6 dan bahkan mampu memberi menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Bren Esports.
Menyelesaikan musim reguler di posisi kedua secara keseluruhan, Omega Esports sukses melanjutkan performa gemilang mereka di babak playoff dengan menyingkirkan tim-tim lainnya seperti Blacklist International dan Execration sebelum takluk dari Bren Esports di grand final dengan skor 4-2.
Sebagai salah satu tim paling dipandang dari MPL PH dan jika mereka mampu mempertahankan kedisiplinan dan kesabaran yang sama di ONE Esports MPLI, bukan tidak mungkin Onega Esports bakal mengejutkan banyak pihak.
5. EVOS Legends

Setelah hasil yang mengecewakan dalam dua musim MPL ID terakhir, EVOS Legends melakukan perombakan besar-besaran sebelum tampil di ONE Esports MPL Invitational.
Salah satu mantan player andalan EVOS Legends, Luminaire, kini telah kembali bergabung dengan tim bersama dengan dua pemain bintang seperti Antimage dari ONIC Esports dan LJ dari RRQ Hoshi untuk melengkapi daftar roster mereka bersama REKT, Wannn, dan Rexxy. Saking banyaknya bintang di tim ini, mereka kini memiliki julukan Los Galacticos.
Namun, roster bertabur bintang ini belum diuji dalam turnamen kompetitif. Dengan bermodalkan kualitas dan pengalaman dari keenam pemain ini, EVOS Legends dipandang dapat berbicara banyak di ONE Esports MPLI, sesuai dengan ekspektasi dari manajemen organisasi dan EVOS Fam.
6. Bigetron Alpha

Bigetron Alpha tampil di ONE Esports MPL Invitational sebagai tim tiga besar di MPL Indonesia Season 6. Dengan pencapaian tersebut, Renbo dkk tentu tidak akan dianggap remeh oleh lawan-lawannya.
Bigetron Alpha terkenal memiliki kebiasaan tampil gemilang di awal musim reguler, tetapi kehabisan bensin di peregangan hingga akhir. Di MPL ID Season 6, Bigetron Alpha sempat menunjukkan kebangkitan sebelum kesulitan dalam beradaptasi dengan META baru hingga finis di posisi keempat.
Meski dengan reputasi seperti itu, hal ini tentu akan menjadi memotivasi tambahan bagi Branz, Maxxx, Renbo, Dreams, Rippo, dan TAKA untuk memberikan yang terbaik dalam perjalanan mereka meraih gelar juara di ONE Esports MPLI.
- EVOS Legends vs Alter Ego tidak di hari pertama, ini jadwal ONE Esports MPLI
- Tiga hero yang membuat tim Filipina sulit dikalahkan di ONE Esports MPLI
7. Todak

Sebagai juara MPL MY/SG Season 6, Todak mengikuti ONE Esports MPL Invitational sebagai perwakilan dari Malaysia dan menjadi satu-satunya tim di MPL yang mampu menjadi juara di regionnya tanpa satupun kekalahan.
Di ONE Esports MPLI, Todak akan menguji dua player baru mereka, yaitu Vins dan Momo, untuk menggantikan Stoo dan Xray. Di ajang ini, Stoo akan menjalankan tugasnya sebagai pelatih tidak resmi dan analis tim.
Akankah kehadiran dua pemain baru ini akan membantu atau justru menghancurkan Todak? Kita nantikan saja.
8. Execration

Dengan label sebagai bad boy dari MPL PH, Execration datang ke ONE Esports MPLI dengan gameplay agresif dan serangan terbaik dari MPL PH. Dari sebuah wawancara eksklusifkami dengan kapten Patrick “E2MAX” Caidic, ia bersikeras mengatakan bahwa negaranya adalah yang terbaik di Mobile Legends.
Execration berhasil mengejutkan banyak pihak di MPL PH S6 setelah berhasil finis di puncak klasemen grup musim reguler dan bahkan mampu meraih posisi ketiga di playoff.
Dengan hengkangnya Hate dan Bennyqt, kini Execration telah mendatangkan dua core baru mereka pada diri Mark dan Kelra. Meskipun belum banyak hal yang diketahui dari kedua pemain ini, E2MAX memuji mereka dan mengatakan bahwa mekanik keduanya lebih baik ketimbang kebanyakan pemain.
9. ONIC Esports

ONIC Esports merupakan salah satu tim terbaik di paruh pertama MPL ID Season 6, tetapi performa Landak Kuning menurun di paruh kedua. Menarik untuk melihat seberapa hebat performa ONIC Esports di MPL Invitational, karena mereka baru saja kehilangan salah satu pemain terbaiknya, Antimage, yang hengkang ke EVOS Legends.
Meski kehilangan Antimage, ONIC Esports tidak melakukan perubahan nyata untuk timnya dengan menjadikan Sasa untuk menggantikan peranh Antimage. Dengan susunan dasar dari pemain yang sama, hal ini membuat mereka dapat mempertahankan chemistry dan kekompakan yang sejak MPL ID Season 6 untuk dapat menghadirkan kejutan-kejutan sebagai tim kuda hitam di MPLI.
10. Burmese Ghouls

Burmese Ghouls adalah tim paling dihormati di Myanmar setelah sukses menjuarai empat musim MPL MM dalam lima musim terakhir. Satu-satunya musim yang gagal mereka menangi adalah di Season 2, di mana mereka menjadi runner-up di bawah Team Resolution.
Pda MPL MM Season 6, Burmese Ghoul mengalami overdrive di babak playoff. Meski tampil di babak playoff sebagai penghuni posisi kedua di musim reguler, Burmese Ghoul dengan mudah mengalahkan pemimpin klasemen, Ronin Esports, dengan skor 2-0 di final upper bracket dan 3-0 di Grand Final untuk meraih gelar keempat mereka.
Sebagai penguasa di Myanmar, Burmese Ghouls masuh harus membuktikan banyak hal di ONE Esports MPLI menghadapi tim-tim dari MPL negara lain. Jangan heran jika jika mereka mampu menghadirkan kejutan karen amereka memiliki mentalitas sebagai tim juara.
ONE Esports MPL Invitational akan dimulai pada Jumat, 27 November, dan akan berlangsung selama dua pekan , di mana pertandingan grand finalnya akan digelar pada 6 Desember 2020.
Artikel ini dipersembahkan oleh Samsung.
BACA JUGA: 3 hero pemenang dan pesakitan di patch terbaru Mobile Legends jelang MPLI