Ujian berat kembali dijalani Aura Fire pada lanjutan MLBB Professional League (MPL) Indonesia Season 7. Kini mereka harus berhadapan dengan tim yang sedang on-fire, EVOS Legends.

Kemenangan jadi harga mati bagi EVOS Legends karena mereka berambisi merebut posisi dua dari Alter Ego yang di hari sebelumnya baru saja dikalahkan Genflix Aerowolf. Sementara Aura Fire masih belum menemukan performa terbaiknya dan terus tenggelam dalam kekalahan beruntun.

Tampil dengan percaya diri tinggi, EVOS mengambil Benedetta yang lepas dari fase ban untuk Ferxiic. Aura mencoba meladeni agresifitas lawan mengandalkan Hayabusa dan Ling.

Kill demi kill terus terjadi di sepanjang game pertama, namun EVOS selalu bisa mengambil keuntungan dari setiap fight. Memanfaatkan keunggulan gold dan penguasaan map, EVOS melakukan tekanan di setiap semua lane dan berhasil mengunci kememenangan di menit 12. 1-0 untuk keunggulan EVOS.



Di game selanjutnya, kedua tim bertukar hero pick, Aura mengambil Benedetta dan EVOS mengamankan Ling. Namun uniknya, draft Aura tidak memiliki Retribution dan menggunakan dua support mage, Kadita dan Selena.

Tanpa Retribution, kecepatan farm Aura Fire jelas lebih lambat ketimbang EVOS Legends. Skema unik yang High cs coba eksekusi tidak berjalan sesuai rencana. Hanya dalam waktu 10 menit saja, satu inhibitor turret mereka berhasil diruntuhkan lawan. Dua menit kemudian, REKT dkk mampu meratakan seluruh penggawa Aura dan menghancurkan Nexus sekaligus menutup pertandingan dengan skor telak 2-0.

Kredit: MPL ID

Hasil ini membuat EVOS Legends menyamai raihan poin Alter Ego yang berada di posisi runner-up klasemen. Di sisi lain, Aura Fire kian terpuruk di dasar klasemen tanpa pernah meraih kemenangan.

BACA JUGA: EVOS Legends siap ditinggal Wann? Itu anggapan jahat