MWI 2022 merupakan awal yang baik untuk memulai scene kompetitif MLBB di tahun 2022! Turnamen ini telah memperkenalkan banyak wajah baru dan menunjukkan apa yang dapat mereka lakukan di turnamen internasional resmi khusus wanita perdana. Tapi siapa yang paling menonjol sejauh ini? Inilah para pemain yang membuat GideonQ terkesan.
Azean “Yann” Faeizan (Karra)

Pertama-tama, biarkan saya agak bias pada Malaysia dahulu. Yann dari Karra telah menjadi pemain mage teladan yang saat ini menduduki jajara nteratas dalam kill dan juga assist!
Yang benar-benar membuat saya terkesan adalah gameplay Kagura-nya. Ia berhasil mengatur timing penting selama teamfight dan selalu memaksimalkan Yin Yang Overturn, dia jarang melewatkan kesempatan berharga. Dia juga kerap berhasil mengeksekusi hero penting lawan dengan Flameshot fade-away khasnya.
Patcharee “Ramella” Korpakdee (IDNS)

Selanjutnya ada Ramella dari IDNS, pasti kalian sudah mengenal pemain cantik yang satu ini. Meski bermain dengan rekan satu tim baru dari IDNS Laos, Ramella tidak terlihat canggung dan mampu membawa timnya melangkah jauh di MWI 2022.
Dari segi mekanik saja ia hampir tidak tertandingi, tetapi apa yang membuatnya menjadi pemain spesial adalah kepemimpinannya dalam game serta kemampuan untuk mengontrol kondisi mental tim.
Winda Dwipattdiana “Earl” Lunardi (GPX Basreng)

Berikutnya dalam daftar adalah GPX Earl, seorang roamer yang luar biasa.
Secara fundamental Earl memiliki kemampuan dasar yang kuat dan itu sangat mendukung performanya. Ia mampu mematikan rotasi penting lawan dan konsisten memberi informasi kepada timnya.
Secara statistik, Earl sangat mengesankan karena di enam pertandingan dia telah mengumpulkan 69 assist dengan hanya enam death dan 11 kill. Dia telah menjalankan tugasnya dengan sempurana, tidak diragukan lagi WSL telah membentuknya menjadi salah satu roamer wanita terbaik di dunia.
Seluruh roster Bigetron Era

Terakhir, kita memiliki Bigetron Era. Ya, kalian tidak salah membaca karena seluruh roster mereka pantas untuk masuk ke dalam daftar ini.
Bigetron Era telah mengungguli semua lawan yang mereka temui sejauh ini dengan cukup mudah. Mulai dari skill mekanik sampai skill makro, mereka memiliki pemahaman yang sangat baik tentang bagaimana bermain sebagai sebuah tim.
Jika saya harus menyoroti satu pemain dari tim ini, saya akan memilih Michelle Denise “Chell” Siswanto atau Vorelle Valencia “Vival” Chen.
Chell sangat sangat dominan di lane, di sisi lain, Vival selalu memberikan tekanan di sisi berlawanan dari map untuk memaksa lawan menjauh dari Chell.
Kembali ke tim secara keseluruhan, eksekusi strategi Bigetron Era memiliki tingkat efisiensi yang sangat tinggi, tidak mengherankan jika mereka selalu meraih kesuksesan.
Bigetron Era benar-benar berada di kelas yang berbeda dalam hal permainan tim. Tidak diragukan lagi juara WSL ini akan terus membuat kekacauan di MWI 2022, dan saya hanya melihat GPX yang berpotensi menahan laju mereka.
Kalian dapat menonton MWI 2022 di platform resmi ONE Esports.
BACA JUGA: Donkey janjikan pemain GPX Basreng ini main di MDL Season 5