Ruben Sutanto telah resmi diangkat menjadi pelatih Geek Fam ID. Ini menjadi tantangan besar bagi dirinya untuk mengembangkan tim yang kerap dipandang sebelah mata itu.
Seperti yang kita tahu, Geek Fam ID menjadi satu-satunya tim MPL sejak franchise league yang belum pernah merasakan tampil di playoff. Sejak season 4, mereka tertatih dan kesulitan untuk bisa mengimbangi ketujuh tim lainnya.
Pelatih sudah silih berganti, begitu juga pemainnya. Tapi secara hasil tetap saja jalan di tempat. Sampai akhirnya jelang MPL ID Season 8 ini, mereka mengangkat Ruben sebagai pelatih.
Ruben sudah kaya pengalaman sebagai pelatih
Karier Ruben di scene Mobile Legends sudah begitu kental. Ia sempat lama memegang kendali tim MPL Bigetron di season 3 sampai 5. Ia sempat menjulang di season 5 ketika menjadi pelopor META support Nana Diggie.
Kemudian sang pelatih hijrah ke RRQ. Sempat diperkenalkan sebagai analis, ia malah memegang kursi pelatih di MDL RRQ Sena, hingga akhirnya kini menjadi pelatih Geek Fam ID.

Eksklusif kepada ONE Esports, Ruben mengaku siap mengembangkan tim. Ia sadar tugasnya berat di Geek Fam, tapi memang karena latar belakang tim yang berbeda.
“Perbedaannya di Geek Fam lebih mulai dari bawah. Karena yang saya lihat chemistry mereka sudah ada tapi pengambilan keputusan masih kurang dan banyak hal lain yang harus diperbaiki,” katanya.
“Sedangkan saat di Bigetron awalnya memang karena diaajak dan tak punya pengalaman apa. Di sana saya lebih banyak belajar dari pada ngajarin. Di RRQ karena ngelatihnya MDL jadi motivasi sedikit kurang. Tapi untungnya saat di RRQ era James, dia selalu ajak diskusi dan cari solusi. Di sana James bantu saya berkembang,” tambah dia.
- Roster MPL ID Season 8: Geek Fam punya 2 pilar baru, dilatih Ruben
- Jelang TI10, founder Geek Fam Keat Lim masih beri nasihat pada mantan pemainnya
Tak ada beban mental, Ruben yakin bahwa Geek Fam ID ke playoff
Banyak yang menganggap ada beban mental tersendiri dari Geek Fam. Dianggap punya kualitas dengan roster terakhir di season 7, hasil mereka tak juga maksimal.
Ruben sadar dan siap memperbaiki itu. Dia pun mengungkap alasannya memilih hengkang ke Geek Fam ID.
“Perbandingan kelas MDL dan MPL jauh. Terlepas dari RRQ tapi jika opsinya MDL atau MPL, jelas pilih MPL. Potensi naik kurang tahu karena ke depannya belum tahu. Apalagi hasil MDL MPL RRQ kurang bagus season kemarin. Tapi ketika dapat tawaran ke sini, langsung ambil saja,” tuturnya.
“Memang banyak yang harus dikembangkan dari tim. Tapi anak-anak di sini mau berkembang. Walaupun ada tantangan tersendiri bawa Geek Fam lolos playoff, tapi it’s okay karena anak-anaknya bisa diajak kerja sama.”
“Masalah tim hanya pengambilan keputusan saat end game yang belum dapat. Sisanya potensi pemain sudah sangat tinggi.”
“Sebenarnya tak ada beban mental. Karena jika sudah terjun di dunia esport sebagai pemain atau pelatih harus sudah siap buat hadapi semua tantangan. Saya 100 persen pede kami lolos playoff,” papar Ruben.
Alasan Ruben tidak buat perubahan signifikan di roster Geek Fam ID
Pada MPL ID Season 8 ini, Geek Fam ID tak mengubah roster secara signifikan. Renv, Babywww, Adam, dan Frzz tetap menjadi andalan. Dua sosok baru hanya datang dari tim MDL mereka yakni Salman dan Dilan.
Ruben Geek Fam pun mengungkapkan alasan yang membuatnya tak mendatangkan pemain baru satu pun untuk season 8.

Saat saya bergabung dengan Geek Fam waktu persiapan sekitar sebulan. Kami sebenarnya ada kok trial beberapa pemain MPL dan MDL. Tapi ketika dicoba chemistrynya ga masuk dengan pemain yang sudah ada,”
“Akhirnya kami sepakat roster tetap sama dan ambil 2 dari MDL. Tapi chemistrynya harus ditingkatkan lagi. Soalnya potensi tim ini sudah ada, belum kelihatan saja,” tutup dia.
BACA JUGA: Amoux coba strategi 2-1-2 dengan 2 retri bersama Geek Fam MY, META baru?