Gameplay Jamet sebagai jungler Aura Fire menjadi salah satu pembahasan menarik bagi banyak pihak, terutama untuk membandingkannya dengan andalan utama tim, High.
Aura Fire untuk kali pertama memainkan Jamet di MPL ID S9 di week 7 untuk menggantikan posisi High sebagai jungler tim saat menghadapi Geek Fam ID pada Jumat (1/4/2022). Pada pertandingan tersebut, Aura pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Dalam dua game yang tersaji di pertandingan Aura Fire vs Geek Fam ID, Jamet memainkan Ling dan Paquito. Hal ini menunjukkan bahwa dirinya memiliki fleksibilitas pemilihan hero dalam bermain sebagai jungler dengan memainkan Assassin dan Fighter.

Namun, hero Assassin dan Fighter ini ternyata bukanlah pilihan utama dalam gameplay Jamet bermain sebagai jungler. Ternyata ia lebih menyukai hero tipe lainnya ketika ditanya ONE Esports tentang “lebih suka main Assassin atau Fighter”.
“Kalau saya lebih suka hero Assassin. Tetapi kalau bisa, saya lebih suka main Marksman (sebagai jungler),” ujar Jamet kepada ONE Esports.
Hal ini menunjukkan bahwa gameplay Jamet ini ternyata lebih fleksibel dari apa yang sejauh ini telah ia tunjukkan. Wajar saja karena sejauh ini ia baru bermain di satu pertandingan pada MPL ID S9.
- Debut Jamet istimewa, Aura Fire tundukkan Geek Fam ID
- Pekan 8 dan playoff MPL ID S9 resmi dibuka untuk umum, ini daftar harga tiketnya
Perbandingan gameplay Jamet dan High di Aura Fire

Lebih lanjut, Jamet pun mengungkapkan apa yang menjadi perbedaan diri dengan High sebagai jungler Aura Fire. Salah satu yang paling mencolok adalah agresivitas dalam bermain dari kedua player tersebut.
“Kalau High itu memang lebih agresif, sementara saya cenderung farming-farming terlebih dahulu saja. Namun, tidak selalu seperti itu di setiap game,” ucap Jamet kepada ONE Esports.
“Ada momennya ketika memainkan hero-hero tertentu, saya tidak akan terlalu fokus farming,” tuturnya.
Tampilnya Jamet di pertandingan antara Aura Fire vs Geek Fam ID ini tentu membuat para player lainnya di dalam tim harus bisa menyesuaikan diri dengan sang jungler. Perubahan ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim.

Hal ini diakui secara langsung oleh Kabuki. Ia mengaku gameplay Jamet dan High sangat berbeda, tetapi tim telah mempersiapkan diri dengan baik, hingga membuat segalanya bisa berjalan dengan lancar.
“Kalau dibilang sulit (adaptasi bermain bersama Jamet), pasti susah, sih. Tetapi sebelum kami bermain di MPL, tentunya tim sudah mencoba di scrim dan kami beradaptasi di sana. Jadi kami tidak terlalu kesulitan lagi,” kata Kabuki kepada ONE Esports.
Menarik untuk dinantikan apakah Jamet akan kembali mendapatkan kepercayaan dari tim dan pelatih untuk kembali tampil di MPL ID S9, atau High yang akan kembali menjadi andalan utama sebagai jungler Aura Fire.
BACA JUGA: Jadwal MPL ID Season 9, klasemen, format, hasil, dan cara menonton