Pertandingan semifinal upper bracket MLBB di ajang IESF WEC 2023 di Iasi, Rumania, antara timnas MLBB Indonesia menghadapi Filipina pada Sabtu (2/9/2023) berlangsung timpang. Pada laga tersebut, Filipina berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Franco milik Unigo menggila, Filipina rebut game pertama

Pada game pertama, pertarungan kedua tim berlangsung imbang sejak early game. Kedua tim mampu saling menjatuhkan dan masing-masing mendapatkan objektif di dua Turtle pertama.
Namun pada perebutan Turtle ketiga, Filipina berhasil mengambil alih kendali permainan setelah mendapatkan objektif penting tersebut, plus mendapatkan beberapa kill penting dari timnas MLBB Indonesia.
Setelah itu, kendali permainan terus dipegang oleh Filipina. Mereka benar-benar berhasil memanfaatkan momen tersebut untuk menekan Indonesia dan tampil mendominasi.
Bahkan pada serangan bersama Lord pertama di menit ke-10, Filipina berhasil melakukan wipe out kepada timnas MLBB Indonesia berkat permainan Franco yang mematikan dari Unigo, hingga satu persatu mendapatkan hero lawan dan memastikan kemenangan di menit ke-11 dengan skor kill 11-3.
Franco kembali dilepas, timnas MLBB Indonesia harus akui keunggulan Filipina

Memasuki game kedua, timnas MLBB Indonesia yang memilih untuk second pick, tidak berusaha untuk menghilangkan Franco. Bahkan ketika Filipina menjadikan Paquito sebagai pilihan pertama, Vyn dkk juga tidak mengambil pemilik skill Iron Hook tersebut di dua pick pertama hingga kembali diambil Filipina.
Meski demikian, hal tersebut tentu dilakukan karena timnas MLBB Indonesia memiliki rencana tersendiri di dalam permainannya. Namun faktanya, Franco milik Unigo kembali menjadi pembeda pada game kedua.
Beberapa kali Unigo berhasil memanfaatkan Iron Hook dan Bloody Hunt milik Franco secara maksimal untuk menculik member timnas MLBB Indonesia. Bahkan mereka langsung all in, meski yang tertangkap adalah Lolita milik Vyn sebagai roamer.

Hal ini membuat Indonesia kesulitan untuk memberikan perlawanan, mengingat mereka tidak memiliki frontliner lainnya lagi karena memilih memainkan Khaleed sebagai EXP laner yang kurang bisa melahap banyak damage dari lawan. Alhasil, wakil Merah-Putih pun kembali tertekan.
Ketika dalam posisi tertekan, timnas MLBB Indonesia mencoba peruntungannya dengan melakukan sandwich gaming ketika Lord pertama mendobrak bottom lane. Lolita milik Vyn berhasil mengendap-endap untuk menyerang lini belakang Filipina.
Namun, usaha tersebut kurang maksimal dan berhasil digagalkan Filipina. Member timnas MLBB Indonesia lainnya yang mencoba memberikan tekanan untuk memanfaatkan aksi Vyn tersebut pun menjadi bulan-bulanan lawan, hingga satu per satu dari mereka pun berguguran.
Situasi ini membuat Filipina bisa dengan leluasa menyudahi game kedua di menit ke-11 dengan skor kill 17-5. Mereka pun berhak melaju ke final upper bracket, sementara timnas MLBB Indonesia harus berjuang di lower bracket dengan menjadikan Mongolia sebagai lawan pertama mereka.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal IESF World Esports Championship 2023 MLBB: Format, hasil, dan cara menonton