Hero Fanny yang sudah lama tak muncul di scene kompetitif, tiba-tiba hadir di MPL Invitational 4 Nation Cup. Sayangnya, Fanny yang dipakai SMG tak mampu memberikan kemenangan.

Pada laga yang dihelat Jumat (26/6), SMG harus menerima kekalahan 1-2 dari Todak. Padahal, permainan SMG pada tiga game yang dimainkan jauh dari kata buruk.

Pada game pertama, Todak bermain sangat pasif. Hal ini membuat SMG bisa dengan mudah memborbardir setiap lawan.

Moskov dari SMG juga tampil efektif dan well-farm.Smoothum mampu memainkan hero ini dengan baik. Moskov dengan bantuan Angela pun menjadi tak terlalu empuk.

sementara pilihan Todak yang memainkan Lancelot hyper carry tak bisa berbuat banyak. Mereka seperti kebingungan. Luo Yi dan Atlas tak bisa menopang dengan sempurna.

Todak sempat nyaris comeback di akhir laga ketika mampu membunuh empat hero SMG. Tapi, push turret terakhir gagal dan SMG mampu menyelesaikan game satu dengan kemenangan.



Sebuah kejutan dibuat SMG di game kedua. Untuk pertama kalinya sejak lama, Fanny kembali ke scene profesional. SmoothUM menjadikan Fanny sebagai hyper carry.

SMG sebenarnya cukup menguasai pertandingan dari early sampai mid game. Fanny pun sebenarnya tampil baik dan membuat lima kill. Tapi, Claude dari Cikuuuuu benar-benar menggila. Ketimpangan kualitas core antar kedua tim yang membedakan.

Claude yang memang menjadi salah satu hyper carry terbaik di Mobile Legends saat ini tak bisa dibandingkan dengan Fanny. Tak ayal, Todak mengambil game kedua, posisi menjadi 1-1.

https://www.instagram.com/p/CB5NyrqD0Sc/

Game pamungkas penentu kemenangan berjalan ketat. SMG maupun Todak kini benar-benar serius dan berhati-hati pada tiap langkah yang dibuat.

Sayang, kali ini pengalaman Todak membuat mereka memenangi pertandingan. Bruno yang dipakai Cikuuuu tampil memukau dengan 7 kill. Sokongan Popol and Kupa ditambah Selena membuat Bruno lebih mudah membunuh dari backline.

Todak mampu mengambil kemenangan pada laga ini.