Salah satu tim Indonesia, RRQ Hoshi, harus tersingkir dari ajang ESL Snapdragon Pro Series Season 5 APAC Challenge Season. Sang Raja harus tumbang di babak Decider Match Group B.
Setelah tumbang dari Selangor Red Giants di laga pertama, RRQ Hoshi harus mengarungi jalan terjal di fase Elimination Match. Beruntung mereka berhasil meraih kemenangan atas RSG SG untuk memperpanjang napas ke fase Decider Match.
Di fase tersebut, RRQ Hoshi berjumpa dengan Falcon Esports. Sayangnya, langkah Sang Raja harus terhenti di fase penentuan ini.

Di match ini, Falcon Esports berhasil meraih kemenangan di game pertama, sebelum RRQ Hoshi berhasil membalasnya di game kedua secara meyakinkan karena mampu meraih kemenangan hanya dalam waktu 12 menit saja.
Akan tetapi, momentum yang dimiliki RRQ Hoshi tersebut ternyata tidak mampu mereka manfaatkan di game ketiga. Falcon Esports berhasil menyulitkan RRQ dalam mengembangkan permainan, hingga mampu mendominasi permainan dan menyudahi permainan di menit ke-16.

Hasil ini membuat RRQ Hoshi harus puas tersingkir sebelum main event ESL SPS S5 berlangsung. Sementara Falcon Esports melaju ke fase berikutnya, yaitu Last Slot Decider untuk memperebutkan dua tiket terakhir ke babak Challenge Finals.
Selain Falcon Esports, Last Slot Decider ini juga telah dihuni oleh beberapa tim lainnya, yaitu EVOS Holy, Team Liquid PH, dan Rebellion Esports. Opening Matches dari grup ini akan mempertemukan EVOS Holy vs Rebellion Esports dan Falcon Esports vs Team Liquid PH.
| BERITA LAINNYA |
| Jadwal Wild Card MSC 2024, format, hasil dan cara menonton |
| Jadwal MSC 2024, format, hasil dan cara menonton |
| Tinggalkan RRQ, Vren gabung Team Spirit di MSC 2024 |
Selain RRQ Hoshi, Bigetron Alpha juga dipastikan gugur dari ESL SPS S5

Dari grup lainnya, kabar kurang menyenangkan bagi penggemar MLBB Indonesia juga harus terjadi di Grup D, di mana Bigetron Alpha juga harus tersingkir. Bahkan Robot Merah tidak pernah meraih kemenangan di grup ini.
Bigetron Alpha sudah harus tersingkir setelah menjalani dua pertandingan saja. KYY dkk harus mengakui keunggulan dua lawannya, yaitu Omega Esports dan Monster Vicious, sama-sama dengan skor 1-2.
Hasil ini terbilang mengejutkan, terlepas dari performa menurun yang sedang dialami Bigetron Alpha sejak playoff MPL ID S13. Pasalnya Robot Merah adalah finalis di ESL SPS S4, setelah perjalanan hebat mereka harus dihentikan ONIC Esports di partai grand final dengan skor 0-4.

Pertarungan setiap tim di ESL SPS S5 ini masih akan berlanjut hingga Minggu (23/6). Hanya ada enam tim dari kualifikasi APAC Challenge Season ini yang akan lolos ke Challenge Finals.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal ESL Snapdragon Season 5, format, hasil dan cara menonton