EVOS Legends merupakan salah satu tim Mobile Legends terbesar yang ada. Tak hanya dari segi prestasi, tim ini juga dikenal sebagai salah yang terbesar di Asia Tenggara.

Hampir di tiap MPL, EVOS Legends menjadi tim yang mendapat perhatian lebih. Tak hanya karena basis fans mereka yang unggul, tapi performa yang diberikan pun hampir selalu apik.

Prestasi terbaik EVOS Legends adalah juara MPL ID Season 4, season 7, dan M1 World Championship. Tim ini sebenarnya juga punya tradisi jarang mengganti roster ketika mendapatkan skema terbaik.

MPL ID Season 8 begitu berbeda untuk EVOS Legends

Meski begitu ada yang berbeda pada EVOS Legends di season ini. Pada awal pengumuman roster ada sembilan pemain yang diperkenalkan. Hal ini tak biasa.

Terbukti selama lima pekan MPL, hanya role midlaner yang digonta-ganti pemainnya antara Wann, Vaanstrong, dan terakhir adalah Luminaire yang kembali dari masa rehatnya.

EVOS Legends Rhapsody

Ada beberapa pemain yang sampai saat ini belum dimainkan. Sebut saja LJ dan Rhapsody.

Performa EVOS sendiri sebenarnya masih belum konsisten. Mereka sudah merasakan tiga kekalahan dan duduk di peringkat keempat klasemen sementara. Sebagai juara bertahan, posisi ini jelas tidak sesuai ekspektasi fans.

Ketika ditanyakan kepada Zeys secara eksklusif oleh ONE Esports, ia mengungkap alasan membawa banyak pemain di roster EVOS Legends musim ini.

Zeys
Sumber: ONE Esports

“Ini lebih untuk mempersiapkan mereka di MPL untuk season-season ke depannya. Andai siap sekarang, mereka akan bermain. Tapi ini lebih kepada membawa pemain-pemain potensial agar mereka menyiapkan diri sehingga lebih terbiasa dengan tim ini,” katanya eksklusif.



Kehadiran Luminaire bikin gameplay EVOS Legends beragam

Salah satu perdebatan menarik setelah laga di pekan kelima kemarin adalah tentang siapa lebih tepat mengisi slot midlaner, Wann, Luminaire, atau Vaanstrong?

Nama terakhir mungkin harus berpasrah diri karena secara pengalaman dan kepercayaan, Zeys lebih condong ke Wann dan Luminaire.

Wann
Sumber: MPL

Meski begitu ketika berbicara Wann dan Luminaire, keduanya punya gameplay berbeda ketika mengisi posisi midlaner. Wann terbilang sangat mengandalkan mekanik, sedangkan Luminaire punya shoutcall serta komunikasi yang bagus.

Zeys pun mengaku pusing ketika Luminaire datang. Pusing di sini lebih ke arah positif karena kini dia harus memikirkan gameplay yang diinginkan seiring banyaknya opsi.

Mobile Legends, EVOS Luminaire, MPL ID Season 7, EVOS Legends
Kredit: MPL ID

“Wann bagus sebagai midlaner. Ia membuka banyak potensi hero karena midlane sekarang sangat fleksibel,” katanya.

“Kedatangan Luminaire menjadi pusing yang baik untuk saya. Sekarang lebih banyak playstyle yang bisa dimainkan,” tutup dia.

BACA JUGA: Selena Luminaire auto-aim! Tepat sasaran 80 kali lebih dalam 1 game