EVOS Ladies memperlihatkan bahwa mereka memang juara bertahan yang patut ditakuti di Woman Star League Season 2. Itu terlihat dari performa mereka menghadapi Alter Ego NYX.

EVOS dan AE menjadi dua tim yang performanya paling memukau sepanjang WSL Season 2. Mereka sama-sama baru kalah satu game dan mengumpulkan poin sama di puncak klasemen yakni 13 (sebelum keduanya berduel).

Tak ayal ketika kedua tim bertemu, Minggu (7/2), banyak fans memprediksikan laga yang ketat dan seru. Faktanya berbeda, kelas dari EVOS masih jauh di atas AE.

Sebagai juara bertahan yang sama sekali tak mengubah roster, hanya ada Earl yang comeback ke pro scene, kolektivitas EVOS benar-benar terlihat.



Kesinambungan satu dan pemain lain benar-benar terbukti. Hampir semua player dari EVOS Ladies mengambil peran pada kedua game yang dimainkan.

Pada game pertama, Earl membuktikan bahwa Khufra masih efektif dipakai di META sekarang. Ia beberapa kali membuat momen kunci sehingga EVOS bisa menang dengan mudah.

Di game kedua, giliran Claude-nya Caramel dan Pacquito milik Violet yang bersinar. Keduanya benar-benar jadi mesin pembunuh sehingga AE pun tak bisa berbuat banyak dan kalah relatif cepat. EVOS menang 2-0.

Kemenangan ini membawa EVOS ke puncak klasemen WSL Season 2 dengan 16 poin. Mereka meninggalkan AE dengan selisih tiga poin di bawahnya.

BACA JUGA: Rekap WSL pekan kedua hari kedua: Alter Ego NYX ditahan Belletron Era