EVOS Holy menjadi pusat perhatian di Liga 1 Esports Nasional 2024. Performa superior mereka sepanjang regular season menjadi alasannya.

Sebelum laga melawan ONIC Miracle, Senin (14/10) EVOS Holy berada dalam rekor gila di Lignas. Mereka dalam rekor delapan kemenangan beruntun dan tanpa kekalahan satu game pun.

Artinya, Fluffy, Maykids, Erlann, Ivann, dan Cr1te mampu membuat 16 game win sejauh ini. Hasil yang membuat mereka bertengger di puncak klasemen.

Sumber: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Sampai akhirnya lawan terkuat EVOS Holy muncul ketika menghadapi ONIC Miracle. Sesuatu yang membuat banyak orang sadar bahwa EVOS Holy belum sempurna.

Untuk pertama kalinya EVOS Holy merasakan tekanan besar, apalagi ONIC Miracle tak menggunakan roster Miracle mereka. Melainkan para pemain Prodigy yang memang dimasukkan juga ke dalam roster dengan nickname berbeda.

EVOS Maykids perlihatkan cara main Suyou jungler terbaik di Lignas 2024
Kenapa EVOS Maykids jarang main Suyou mode Susanoo di Lignas 2024?
Janji ONER soal EVOS Glory MPL ID S15
Andai EVOS Holy juara Lignas, apakah dijamin promosi ke Glory?

EVOS Holy ditahan imbang ONIC Miracle

Harus diakui dari dua game yang dimainkan melawan ONIC Miracle, EVOS tak superior sama sekali. Mereka akhirnya mengalami kesulitan yang tak pernah diperlihatkan sejauh ini.

Game pertama pun mereka bisa menang karena comeback, padahal pertahanan yang tersisa tinggal base. Movement penuh risiko dengan mencoba men-challenge lord berbuah hasil.

Tim MDL ID S10, ONIC Prodigy, ONIC Esports, MDL ID S10, MLBB, Mobile Legends
Kredit: MDL Indonesia

Matinya jungler ONIC membuat EVOS bisa mengambil momen, snowballing, dan dengan instan menyelesaikan game pertama di menit ke-15.

Tapi di game kedua, EVOS Holy benar-benar terbantai. Draft mereka diyakini sangat kalah dan Wanwan dari Savero benar-benar menggila dan tak bisa disentuh.

Membuat 12 kill pada game kedua dan tak bisa dimatikan oleh EVOS Holy, Onic Miracle menang mutlak dan memberikan kekalahan game pertama untuk EVOS Holy.

Beberapa hal yang jadi pelajaran sebenarnya adalah bagaimana ONIC mengeksploitasi EXP lane EVOS, Fluffy. Dia ditekan sedari awal sehingga tak bisa melakukan positioning atau inisiasi di waktu yang dibutuhkan.

Selain itu permainan super agresif ke area jungle EVOS sedari awal juga membuat Maykids tak senyaman biasanya. Alhasil hasil imbang 1-1.

EVOS memang masih berpeluang besar menjadi juara regular season karena empat laga setelahnya diyakini bisa dimenangkan. Tapi kekalahan ini harusnya jadi pelajaran berharga bagi mereka.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Jadwal Liga Esports Nasional 2024, format, hasil dan cara menonton