Masalah Fnatic ONIC bisa kalah empat kali beruntun menjadi teka-teki hebat. Sebagai tim yang juara pada empat MPL ID secara beruntun, apa yang diperlihatkan ONIC tak terduga.
Sampai pekan kedelapan, rekor ONIC adalah 6-6. Ini adalah rekor terburuk mereka sejak season 10, bahkan hampir pasti tak akan finis di upper bracket.
Peluang Fnatic ONIC tidak lolos playoff pun masih ada, selama Alter Ego dan Dewa United bisa terus meraih kemenangan, sementara ONIC melanjutkan kekalahan beruntunnya.

Masa mencekam ini mungkin baru pertama kali dialami fans-fans ONIC modern yang baru mendukung tim ini di season 10 sampai sekarang.
Lalu apa sebenarnya masalah Fnatic ONIC kalah sampai enam kali sejauh ini? ONE Esports mendapat kesempatan bertemu dengan Head of Esports Fnatic ONIC, Mars Fakhre.
| Jadwal Fnatic ONIC di MPL ID S14 |
| Skenario Fnatic ONIC gagal playoff, kok bisa? |
| Anak dan istri Kelra jadi motivasi, siap bawa Fnatic ONIC PH juara |
| Audycs ingin gabung ONIC jika dilepas Rebellion Esports |
Masalah Fnatic ONIC kalah beruntun diungkap
Mantan pelatih ONIC yang sekarang sudah memegang semua divisi esports ONIC itu membuka masalah Fnatic ONIC kalah saat ini. Ia sadar ada beberapa faktor yang membuat itu terjadi.
“Salah satu halangan untuk kami, tim-tim lain sudah mulai mengejar. Bukan berarti kami leha-leha untuk dikejer. Kami juga latihan kok. Tapi kan namanya orang yang di atas, di mana ONIC sering di atas, kami menjadi acuan tim-tim lain,” katanya eksklusif.
“Sehingga kami selalu dicek, dilihat, dan selalu ditelaah oleh tim lain. Sementara kami sekarang lebih banyak menelaah ke atas kami juga dong.”

“Itu mulai dari tim-tim PH, SRG, dan itu kami masih kewalahan mencari poin improve-nya. Dan itu lah salah satu pengaruh gameplay kami akhir-akhir ini tak terlalu enak dilihat.”
“Dan tekanan yang dipegang oleh mereka juga lumayan gede sekarang. Kalian tahu mereka sudah 4 peat, dibilang beban pikiran tidak, tapi tak mungkin tak ada sesuatu juga. Ada tapi kami coba kontrol. Itu jadi usaha kami untuk ke depannya.”
“Kemarin juga ada update patch, kami juga dalam fase adaptasi untuk itu.”

“Kami sadar akan hal ini, kami sudah ngecek bahwa ada kemungkinan kami tak lolos playoff. Kami tak mau tekan anak-anak. Karena saat membawa juara tak ada tekanan, sehingga dalam kondisi ini pun kami tak mau menekan mereka.”
“Di sisi lain tekanan bisa tak lolos playoff juga sampai ke mereka tak lewat kami. Tapi staf dan manajemen juga akan membantu jika ada kendala apapun. Semua sudah membaik, sudah coba memperbaiki beberapa hal. Kami ingin ke arah yang lebih baik,” papar dia.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Krisis, begini prediksi nasib Fnatic ONIC versi KB