Midlaner Blacklist International, BLCK Yue, langsung mampu menjadi salah satu bintang tim ketika menjalani debut di MPL PH S11. Meski tidak berhasil membawa timnya menjadi juara, ia langsung menyabet gelar sebagai Best Rookie alias pendatang baru terbaik.

Selama ini, Blacklist International memiliki reputasi yang bagus dalam hal merekrut player MLBB, baik dari tim lain atau publik, untuk jadi bagian dari timnya. Hal ini tidak terkecuali bagi BLCK Yue sebagai salah satu yang terbaru.

Mobile Legends, MLBB, BLacklist International, MSC 2023
Kredit: Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Pemain bernama lengkap Kenneth Carl Tadeo itu bisa dikatakan sebagai penerus keberhasilan Blacklist dalam menemukan pemain publik dengan potensi besar seperti EDWARD dan OHEB serta memunculkan potensi terbaik dari Wise dan OhMyV33nus.

Hebatnya lagi bagi Yue, dirinya bisa langsung menyatu dengan rekan satu timnya yang telah menjadi veteran di skena MLBB dunia. Bahkan tiga di antaranya telah menjadi bagian dari Hall of Legends MPL PH.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama ONE Esports, Yue mengungkapkan bagaimana cara dirinya sebagai rookie dalam mengatasi tekanan besar, baik untuk menjadi bagian dari salah satu tim tersukses atau main bersama para player hebat yang ada di dalam roster.


BLCK Yue terbantu bola voli di awal karier amatirnya

Blacklist International, MPL PH S11, MPL PH, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Blacklist International

Sebelum memulai perjalanan karier MLBB-nya, Yue pernah menjadi pemain bola voli di sekolahnya. Namun ketika COVID-19 melanda, dan dia memutuskan banting stir ke MLBB yang masih bisa dilakukan di tengah pandemi.

“Ketika saya mencapai rank tinggi, saya memutuskan untuk bergabung dengan tim untuk bisa bersaing di turnamen online,” ucap Yue kepada ONE Esports.

Namun hanya dalam waktu beberapa bulan saja berkompetisi di level amatir, dirinya menyadari bahwa kemampuannya semakin bagus hingga memutuskan untuk lebih serius lagi. Alhasil Yue pun sempat menjadi bagian dari beberapa tim amatir terkenal di Filipina, seperti Sinag Pilipinas dan MHRLK Esports.

Hal tersebut tentu saja tidak terjadi dengan sendirinya. Selain kerja keras meningkatkan kemampuan, ternyata ada pengaruh sebagai mantan atlet bola voli yang bisa ia gunakan dalam mengembangkan kemampuan bermain MLBB.

“Bola voli sangat membantu saya di MLBB. Saya belajar tentang disiplin dan membuat keputusan yang tepat ketika bermain. Semuanya berkat olahraga,” kata Yue.

SIBOL MLBB 2022, BLCK Yue, IESF WEC 2022
Kredit: Facebook SIBOL

Ketika masih menjadi bagian dari MHRLK Esports, Yue sukses mendapatkan terobosan besar bagi kariernya setelah menjadi bagian dari SIBOL 2022 alias timnas Filipina untuk IESF WEC 2022 di Bali yang digabungkan dengan para pemain Blacklist International.

Seluruh roster Blacklist dipilih menjadi bagian dari SIBOL 2022, dan Yue berhasil menjadi salah satu dari dua pemain MHRLK yang terpilih. “Itu adalah terobosan terbesar di dalam hidup saya. Merupakan sebuah kehormatan untuk mewakili negara bersama Blacklist,” ujarnya.



Awal perjalanan BLCK Yue bersama Blacklist International

Blacklist International, MPL PH S11, MPL PH, MLBB, Mobile Legends
Kredit: MPL Philippines

Meski hanya finis di peringkat kedua pada IESF WEC 2022, Blacklist melihat potensi yang ada di dalam diri Yue dan memutuskan untuk merekrutnya untuk menghadapi MPL PH S11.

“Saya sangat senang, tetapi saya harus bertanya kepada teman dan keluarga saya terlebih dahulu apakah saya harus mengambil kesempatan itu atau tidak. Dan mereka semua menjawab ‘ya’,” kata Yue.

Hal yang sangat wajar bagi Yue untuk berpikir terlebih dahulu sebelum menerima tawaran Blacklist karena hal ini akan sangat memengaruhi karier MLBB-nya. Jika berjalan lancar, hal ini akan menjadi batu lontacan besar bagi dirinya. Namun jika tidak, semua akan menjadi lebih berat ke depannya.

Belum lagi, Yue juga punya tugas besar di Blacklist, yaitu menggantikan HADJI yang memilih rehat pada musim tersebut. Mengaku hal itu menjadi tugas berat, Yue punya rencana setiap kali kegelisahan muncul.

Hadji, BLCK Hadji, Blacklist International, MPL PH S11, MLBB, Mobile Legends
Kredit: Blacklist International

“Tekanan masih ada, tetapi saya hanya berusaha memikirkan hal-hal positif setiap kali bermain, sehingga (kegelisahan) tidak akan memengaruhi performa saya,” tutur Yue.

Strategi tersebut tampaknya sangat berhasil bagi Yue karena dia mampu menunjukkan performa luar biasa di sepanjang musim, meski hanya menjadi runner-up usai dikalahkan ECHO di grand final. Ia mampu memainkan peran kunci bagi tim.

Sekarang, Yue telah berada di level tertinggi MLBB. Dirinya juga memiliki beberapa saran kepada player publik yang sangat ingin menjadi pemain esports profesional.

“Jika kalian benar-benar ingin menjadi pemain pro, kalian harus mengejar mimpi itu tanpa henti dan pantang menyerah. Awalnya mungkin sulit, tetapi pada akhirnya semua akan terbayarkan,” ucap Yue.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Profil ECHO SanFord: Berlian temuan Yawi untuk Nexplay EVOS, raih gelar pertama di M4