Bren Esports berhasil memberikan kekalahan pertama untuk Blacklist International di minggu keempat MPL PH Season 7 setelah menjalani pertarungan sengit. Ini membuktikan bahwa juara dunia M2 masih merupakan tim yang harus diperhitungkan.

Banyak tim telah mencoba dan gagal memecahkan kemenangan beruntun Blacklist International, sampai Bren Esports berhasil melakukan hal itu berkat serangkaian aksi gemilang di game dua, dan draft yang efektif di game tiga.

Setelah kalah di game pertama, Bren Esports mencoba bangkit di game kedua dengan komposisi tim crowd control.

Pada awalnya, Blacklist International berkembang pesat dengan strategi Nice One, Baby yang terdiri dari Estes dari Johnmar “OhMyV33NUS” Villaluna dan Granger dari Danerie “Wise” Del Rosario.

Bahkan Blacklist International hampir memenangkan permainan setelah mereka menghancurkan base turret Bren Esports di menit ke-21.

https://www.youtube.com/watch?v=kx8OZAHmhQk

Namun Allan “Lusty” Castromayor menyelematkan tim dengan inisiasi gemilang yang berujung wipeout pada Blacklist International. Bren kemudian membalikkan permainan dengan menghancurkan tiga turret di mid lane dan meraih kemenangan.



Di game ketiga, Bren Esports memilih duo tanky, Baxia dan Uranus, untuk melawan lineup Angela dan Roger dari Blacklist International.

Sang juara bertahan mendominasi pertandingan dan tidak memberikan kesempatan kepada Blacklist International untuk bangkit. Bren Esports akhirnya mengklaim kemenangan dengan skor kill 14-5 dalam game yang berlangsung selama 17 menit.

https://www.youtube.com/watch?v=kx8OZAHmhQk

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Bren Esports Francis “Duckey” Glindro, mengatakan Blacklist International telah kalah draft di game penentuan.

“Saya tidak tahu mengapa mereka tidak bertahan dengan pilihan Granger karena mereka berhasil dengan hero itu,” katanya.

Duckey juga menyatakan bahwa dia melihat bagaimana Blacklist International membuat draft, karena mereka cenderung memprioritaskan hero OHEB di fase pertama.

“Saat OHEB menemukan ritme yang tepat, biasanya mereka mendominasi. Jadi kami berpikir bahwa dia akan menjadi pilihan ban kami dalam permainan,” kata Duckey.

Selain memberikan kritikan, Duckey juga memuji Blacklist International untuk permainan hebatnya, “Saya pikir mereka memiliki peluang yang sangat bagus untuk memenangkan turnamen, meskipun kami tidak akan membiarkan itu terjadi.”

Dengan kemenangan tersebut, Bren Esports kini sama-sama memimpin Grup A dengan Aura PH. Di sisi lain, Blacklist International masih berada di puncak Grup B dengan rekor 7-1 dan 19 poin.

BACA JUGA: Line-up impian timnas Mobile Legends Filipina versi 3 pelatih MPL PH