Meta hyper carry sedang hits di scene Mobile Legends: Bang Bang. Sejak awal MPL season 5, meta ini mulai dipakai.

Tak hanya di scene kompetitif, pada rank pun sekarang hampir semua player MLBB memakai meta ini. Dampaknya pun cukup signifikan.

Beberapa tim harus mengubah komposisi pemain. Bahkan beberapa dari mereka sampai harus mengubah role demi beradaptasi dengan kondisi ini.



Salah satu korban paling terlihat dari meta hyper carry adalah midlaner. Mereka yang biasanya menjadi damage dealer bersama sidelane, kini harus hilang secara tiba-tiba.

Opsinya adalah para midlaner menjadi support. Tapi tak semua pemain bisa melakukan itu.

Siren Esports menjadi tim yang cukup beruntung. Pasalnya dua midlaner yang mereka miliki, Altamiz dan Jeyy, ternyata piawai bermain di role lainnya.

Tak ayal, dua player ini tetap bisa diandalkan di tim utama Siren. Jeyy dipercaya menjadi offlaner. Sedangkan Altamiz memegang role support mage.

Performa keduanya di role baru itu terbilang menawan. Altamiz cukup gg memainkan support seperti Angela dan Rafaela. Sementara Jeyy piawai menggunakan Chou sampai Uranus.

https://www.instagram.com/p/B_H24GXjA1y/

ONE Esports pun bertanya kepada kedua pemain ini terkait perubahan role tersebut. Altamiz dan Jeyy punya jawaban yang berbeda.

“Berubah role berarti harus paham hero baru yang akan dipakai dan memang sulit sih. Karena basic role saya kan mage. Tapi pada akhirnya harus bisa menyesuaikan dengan meta yang ada,” jelas Altamiz.

Sementara Jeyy lebih santai. Ia mengaku nyaman-nyaman saja bermain di offlaner.

“Saya sih nyaman-nyaman saja. Karena kita sebagai player tidak bisa semaunya,” tutur Jeyy singkat padat jelas.

Tim Mobile Legends Siren juga baru mencatat sesuatu yang cukup baik. Sebagai tim baru, mereka berhasil melaju sampai semifinal MDL season 1, sebelum akhirnya kalah dari Recca Esports.

BACA JUGA: Bungkam Recca, Victim Esports jadi juara MDL season 1