Clay RRQ Hoshi menjadi salah satu midlaner paling top di scene Mobile Legends Indonesia saat ini. Sejak bergabung dengan RRQ, mantan pemain Genflix Aerowolf itu pun kian matang.
Menjadi satu-satunya pemain baru pada MPL ID Season 8, Clay RRQ Hoshi tak perlu waktu lama untuk beradaptasi dan jadi pilihan utama. Padahal pesaingnya di posisi tersebut terbilang tak mudah.
Vynnn dan Psychoo adalah dua pemain yang dari segi pengalaman ada di atasnya. Tapi Clay RRQ Hoshi tetap mampu memaku posisi midlaner menjadi miliknya. Psychoo menerima kenyataan duduk di bangku cadangan, sedangkan Vynnn kembali ke role roamer.

META baru jadi ujian buat Clay RRQ Hoshi
Hal paling berbeda dan cukup mencolok pada META Mobile Legends saat ini adalah fleksibilitas hero di role yang berbeda-beda.
- Kualifikasi MLBB Amerika Utara menuju M3 World Championship 2021 dimulai September ini
- MPL ID Season 8: Rekor El Clasico pecah! Tembus 1,7 juta penonton
Midlaner saat ini tak lagi selalu mage. Pada MPL ID Season 8, sudah cukup sering assassin, marksman, sampai fighter menjadi midlaner. Ketika hal ini dilakukan biasanya mage datang dari role lainnya entah roamer, jungler, offlaner, maupun sidelaner.

Clay RRQ Hoshi yang sudah sangat lekat dengan hero-hero mage pun sempat bermain hero fisikal macam Saber atau Beatrix.
META physical midlaner tak akan bertahan lama
Terlepas dari kondisi saat ini, Clay RRQ Hoshi cukup yakin bahwa META tersebut tak akan bertahan lama. Kepada ONE Esports, ia mengungkapkannya.
“Mungkin lagi META saja. Nantinya juga akan mage lagi yang main di tengah,” katanya singkat padat jelas.

Sekalipun sekarang hero midlaner sangat beragam, mindset player midlane menurut Clay tetap sama sejak dulu.
“Mindset midlane sama saja. Seperti dulu juga, jaga diri agar tidak mati, kontrol gamenya. Mungkin hanya hero-heronya saja yang beda,” pungkas dia.
BACA JUGA: Push rank Mobile Legends 2021 paling efektif, begini caranya