Performa hebat yang ditunjukkan RSG Slate SG di fase grup MSC 2023 ternyata tidak berlaku di knockout. Secara mengejutkan, mereka harus takluk dari Burn X Flash dengan skor 3-0 pada Kamis (15/6/2023) dan harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang ini.
Keberhasilan RSG SG di Grup B usai mampu selalu meraih kemenangan 2-0 atas Fenix Esports dan EVOS Legends sempat membuat pamor mereka meroket. Bahkan tidak sedikit pihak yang menjagokan mereka, setidaknya untuk bisa berbicara banyak di MSC 2023.

Namun, RSG SG seakan kehilangan tajinya. Meski Burn X Flash adalah wakil tuan rumah Kamboja dan mendapat banyak dukungan dari penonton, bisa dikatakan wakil Singapura ini dibuat tak berdaya.
Secara permainan, RSG SG tidak bermain buruk. Mereka juga selalu mampu memiliki momen menguasai pertandingan di setiap game dan punya peluang meraih kemenangan, tetapi selalu berhasil dipatahkan oleh Burn X Flash.
Artinya, ada sesuatu yang berhasil ditemukan oleh Burn X Flash untuk mengalahkan RSG SG. Lalu, apa kunci kemenangan CHMA dkk pada pertandingan ini?
- Burn x Team Flash buktikan kualitas Kamboja di MSC 2023
- Hero combo terbaik MLBB berdasarkan MSC 2023
Hero-hero Diablo jadi kunci kemenangan Burn X Flash atas RSG Slate SG

Mengenai hal ini, ONE Esports mencoba mencari tahu mengenai kunci kemenangan Burn ini kepada sang pelatih, zMitch. Secara terang-terangan, ia menyebut bahwa EXP laner RSG SG, Diablo, menjadi kunci mereka.
Kunci yang dimaksud zMitch adalah dengan melakukan ban terhadap dua hero yang selalu menjadi andalah Diablo di fase grup, yaitu Khaleed dan Badang. Hal ini pun terbukti ampuh, meski kemenangan tak didapat dengan mudah.

“Sejak kami mengetahui mereka, baik dari scrim, bermain, dan berdasarkan performa terakhir mereka, apa yang membuat RSG bisa menang adalah EXP laner mereka, Diablo. Jadi, maaf, kami menjadikan Kaleed dan Badang sebagai target ban,” ucap zMitch kepada ONE Esports.
“Setelah itu, kami juga telah memprediksi dan mempersiapkan potensi draft yang akan muncul dan kami juga telah mempersiapkan counter-counter-nya untuk mereka,” tuturnya.
Selain itu, zMitch juga mengaku bahwa keputusan untuk melakukan target ban terhadap hero-hero sang EXP laner ini juga diambil atau telah menjadi rencana mereka tidak sejak awal. Scrim terakhir bersama RSG SG menjadi pemicunya.
“Kami juga melakukan perubahan ini di menit-menit akhir. Karena kami memiliki dua atau tiga draft yang telah dipersiapkan dan sempat melakukan scrim bersama mereka, hal ini sangat membantu kami untuk mengetahui bagaimana cara menghadapi mereka,” kata zMitch.
Pada pertandingan ini, Burn memang selalu melakukan ban terhadap Khaleed dan Badang di tiga game yang ada. Hal ini membuat sang pemain terpaksa menggunakan Benedetta dua kali dan menghadirkan Jawhead pertama di MSC 2023 dan tidak dapat berbuat banyak bagi timnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal playoff MSC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton