Kekalahan beruntun Bigetron Alpha di Mobile Legends: Bang Bang Professional League Season 8 (MPL ID Season 8) akhirnya terhenti. Di matchday 2 pekan keempat Branz cs mampu mengatasi perlawanan Geek Fam.
Ada yang berbeda di pertandingan ini. Bigetron yang biasanya bermain dengan orientasi late game tiba-tiba berubah haluan dengan bermain agresif sejak pertempuran dimulai.
Bigetron Alpha mencoba bermain early game

Dalam duel yang berakhir dengan skor 2-1 itu, Branz menggunakan core hero yang terbilang sangat kuat di early game seperti Ling, Harley dan Hayabusa. Pemilihan hero tersebut ternyata diambil untuk mengikuti meta.
“Soal permainan cepat, kita juga harus mengikuti META sebagai pro player. Misalnya META marksman, terus mid scaling juga seperti Cecilion, sudah terlalu late kalau kita pakai lagi. Sekarang juga banyak hero baru, lalu hero-hero yang masuk META lagi. Sudah pasti membuat kita mau tak mau harus mengikuti META juga,” ungkap Branz.
Meski terlihat agak canggung dengan gaya permainan yang berbeda 180 derajat, Bigetron Alpha mampu mengatasi perlawanan Geek Fam yang tak kalah agresif di pertandingan tersebut.
Tapi Branz tetap mengakui jika permainan late game masih bisa berjalan dengan baik. Dengan catatan, komposisi tim harus memiliki hero yang bisa menopang di fase early hingga mid game.
“Masih bisa, asalkan tetap harus punya komposisi tim yang menutup early game-nya. Jadi ngga bisa kayak kirim mid kanan semua scaling, seperti itu nggak bisa,” ujar Branz.
- Mars beberkan alasan ONIC Esports menang mudah atas Bigetron Alpha
- Alter Ego susah payah kalahkan Bigetron Alpha, ini masalahnya
Komentar Branz soal permainan Barbosa

Tampil bersama player baru yang diangat dari MDL, Bigetron mencoba membawa warna baru. Sayangnya debut awal tanker tersebut harus diakhiri dengan kekalahan kala jumpa ONIC Esports di match day pertama pekan keempat MPL ID Season 8.
Ketika ditanya komentarnya tentang pemain debutan tersebut, Branz mengatakan jika ia masih belum bisa bermain lepas.
“Dia kena mental sih ngga. Dia debut, kalah, dihujat netizen, tapi dia cuek. Menurut saya mainnya belum lepas saja karena mungkin belum terbiasa scrim sama kita. Dia baru sekitar 2 minggu scrim sama kita, mungkin masih dalam tahap adaptasi.”
Kemenangan atas Geek Fam ini menjadi pertanda bagus untuk perkembangan Barbosa. Jika ia mulai terbiasa bermain dengan para penggawa Bigetron Alpha, bukan tidak mungkin ia bakal menjadi kunci krusial pasukan Robot Merah.
Jadi, apakah ini pertanda Bigetron Alpha akan bangkit?
BACA JUGA: Build Natan Branz: Pakai emblem support, maksimalkan hybrid