Alodia Gosiengfiao yang merupakan cosplayer, model, presenter TV, penyanyi, pianis, vlogger, dan aktris di Filipina yang juga merupakan co-founder dari Tier One Entertainment yang menaungi Blacklist International, tampak kebingungan ketika ditanya ONE Esports soal apakah divisi Mobile Legends-nya tertarik untuk mendatangkan pemain Mobile Legends dari Indonesia.

Transfer pemain antarnegara merupakan hal biasa dalam dunia olahraga, tak terkecuali esports. Di Eropa dan Amerika Utara, hal seperti ini sudah lumrah terjadi demi memenuhi ambisi setiap tim menjadi yang terbaik di scene esports yang mereka geluti.

Sementara di Asia Tenggara, hal ini juga bukan sesuatu yang baru, termasuk di Mobile Legends. Sudah ada tim seperti ONIC Esports dan Bigetron Alpha yang sama-sama mendatangkan pemain dari Malaysia.

Beberapa hari lalu, sempat muncul kabar bahwa RRQ Hoshi berencana untuk mendatangkan pemain asing dari Filipina, yaitu Kelra dari Smart Omega. Hal ini sempat ramai dibicarakan komunitas Mobile Legends, baik yang pro maupun kontra dengan kabar ini.


Alodia tidak tahu apakah Blacklist punya rencana datangkan player dari Indonesia

Mobile Legends, Blacklist International, MPLI 2021
Kredit: ONE Esports

Dalam kesempatan wawancara dengan Alodia Gosiengfiao jelang M3 World Championship, ONE Esports coba mencari tahu apakah Blacklist International memiliki ketertarikan untuk mendatangkan player Mobile Legends dari Indonesia atau tidak.

Ketika mendapatkan pertanyaan tersebut, ia terlihat kebingungan karena tidak bisa memberikan jawaban yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana transfer Blacklist International di masa yang akan datang.

“Sejujurnya, saya harus menanyakan mengenai hal ini kepada tim saya,” ucap Alodia sambil tertawa kebingungan.

“Tentunya, kalian (Indonesia) begitu luar biasa dan sangat sulit untuk dikalahkan. Kalian juga memiliki begitu banyak pemain hebat,” tuturnya.

Dengan kata lain, Alodia tidak ingin menjawab pertanyaan tersebut karena dirinya tidak ingin asal bicara dan tidak tahu persis apa rencana dari divisi Mobile Legends Blacklist International.

Namun, dirinya mengakui bahwa para pemain Mobile Legends Indonesia memiliki kualitas tinggi dan pasti membuat Blacklist International tertarik untuk bisa mendapatkan jasa mereka, jika ada kesempatannya.



Apa untungnya jika banyak player Mobile Legends Indonesia bermain di luar negeri?

MPL ID Season 7, Mobile Legends
Sumber: Muhammad Thalha – ONE Esports

Sisi positif dan negatif tentu akan selalu hadir dalam setiap hal atau keputusan yang diambil, termasuk dalam hal melepas player Mobile Legends dari Indonesia ke negara luar.

Dalam hal ini, para player Indonesia akan begitu diuntungkan, jika ada banyak di antara mereka yang berkarier di luar negeri. Mereka tentu akan mendapatkan gaji yang seharusnya lebih besar, mengingat ada banyak hal yang mereka korbankan untuk menetap di negara lain, terutama jauh dari keluarga dan mempelajari budaya serta bahasa setempat.

Selain itu, akan ada banyak tempat yang ditinggalkan oleh para pemain yang berkarier di luar negeri yang bisa menjadi kesempatan bagi para pemain baru atau dari tim MDL Indonesia untuk berkompetisi di level tertinggi. Artinya akan ada regenerasi pemain yang lebih baik lagi terjadi di scene kompetitif Indonesia.

Di sisi lain, hal negatif yang akan terjadi jika ada banyak player dari Indonesia yang berkarier di luar negeri adalah pamor dari MPL ID yang bisa menurun karena ditinggal oleh banyak bintangnya. Hal ini bisa terjadi jika pemain-pemain baru yang muncul tidak bisa mengimbangi para seniornya yang bermain di luar negeri.

BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, tim peserta, pembagian grup, hasil pertandingan