ONIC Esports berhasil membalaskan dendamnya dengan EVOS Legends. Setelah pada pertemuan pertama dihajar 2-0, giliran tim Landak yang unggul 2-1 pada leg kedua.
ONIC memperlihatkan bahwa mereka belajar dari kesalahan yang lalu. Permainan mereka jauh lebih matang dengan pool hero yang juga luas ketimbang EVOS.
Macan Putih tertekan habis-habisan. Gameplay mereka terbaca oleh ONIC sampai akhirnya harus merelakan kemenangan kepada lawannya itu.
Pada game pertama, ONIC terlihat jauh lebih unggul. Sejak early sampai selesai, mereka menguasai pertandingan dan pilihan hero benar-benar unggul.
- Tunduk 2-1 di hadapan ONIC, Bigetron dipaksa turun dari puncak klasemen
- Geek Fam ID jadi batu loncatan EVOS Legends untuk kembali ke puncak klasemen
Granger dari Sanz benar-benar tajam dan berhasil melakukan aksi-aksi menawan. Kelas sang pemain terbukti masih di atas Ferxiic yang kesulitan dengan Bruno pada game ini.
CW juga mendapat perhatian karena penggunaan Lunox yang begitu apik. EVOS dibuat tak berdaya. REKT yang hero poolnya ditutup kembali dipaksa memakai Grock dan gagal tampil memukau.
ONIC unggul di tiap lane. EVOS selalu gagal mendapat momentum dan beberapa kali terculik. Hampir tiap war juga dimenangi oleh ONIC. Sehingga game pertama diselesaikan dengan mudah oleh tim Landak.
Pada game kedua, laga semakin panas. ONIC masih mempertahankan gameplay rapi dengan Sanz dan CW sebagai penghancur. Granger dan Benedetta kini menjadi andalan keduanya.
Sementara EVOS mendapat Alice, Mathilda, sampai Yi Sun-shin. Laga ketat dan seimbang sampai mid game. Sampai EVOS mendapat momentum ketika menang war besar di daerah lord. Empat pemain ONIC tewas karena Wanwan dari Clover.
Snowballing terjadi dari sini. EVOS mendapatkan kepercayaan dirinya kembali hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Game ketiga benar-benar dikuasai ONIC. Sejak draft pick sudah terlihat keunggulan mereka ketika mendapatkan Rafaela dan Natalia. Keberadaan Bruno dan Barats juga kian membantu.
EVOS sudah kalah dari draft dan benar-benar terbantai di game ini. Mobilitas super cepat dan pencurian kill demi kill di early game sangat menguntungkan tim Landak. Antimage bahkan dibuat tak berdaya dan mati terus menerus.
EVOS dibuat tak bergerak dan semua lane benar-benar terhabisi. Sanz bahkan sudah berhasil mendapat level 15 pada menit kesembilan. Laga dimenangi 2-1 oleh ONIC.
BACA JUGA: Main hero itu-itu saja, EVOS Legends: yang penting menang