Louvre Esports akhirnya membuat pernyataan resmi soal konflik yang belakangan terjadi dengan Moonton, developer dan publisher Mobile Legends: Bang Bang, juga penyelenggara Mobile Legends Professional League (MPL).

Pada beberapa pekan terakhir ramai beredar soal bos Louvre, Erick Herlangga,yang tak setuju dengan aturan Rp15 miliar investasi dari tiap tim pro MLBB yang ikut MPL. Moonton menengarai itu.

Moonton pun sudah mengungkapkan alasannya meminta dana sebesar itu di akun Facebooknya. Namun masalah kian melebar dan Moonton buka-bukaan soal alasan utama Louvre tak bisa ikut MPL season 4.

Kedua pihak seakan saling menyerang di media sosial. Titik temu akhirnya baru terjadi ketika Erick dan Moonton bisa bertemu, Sabtu (13/7/2019) lalu.

Pada sebuah rapat yang juga dihadiri bos Rex Regum Qeon (RRQ), Ricky, dan juga CEO mereka, Andrian Pauline, kesepakatan dan perdamaian terjalin.

Tepat pada Rabu (17/7/2019), Louvre lewat akun instagramnya membuat pernyataan resmi terkait konflik ini.

Kedua pihak setuju akan pendapat bahwa hanya atlet-atlet terbaik yang bisa tampil di MPL. Pihak Moonton dan pemegang suara di liga juga tidak melarang diadakannya kompetisi lain yang tak berbayar, yang disebut “Franchise League”.

Louvre berharap dengan pertemuan ini ada standarisasi liga MLBB yang lebih baik lagi. Louvre juga menegaskan kembali mereka tak ikut MPL season 4 tahun ini.

https://www.instagram.com/p/B0AzukuljHW/?igshid=1s4pu1ipwr902