Belletron Era akhirnya kembali memperlihatkan superioritasnya di WSL Season 4. Setelah pada pekan pertama gagal tampil maksimal, bahkan sempat kalah 2-0 dari ONIC Zenith, kapabilitas sang juara bertahan kembali muncul.

Kala itu Chel dan Cinny memang absen karena masih ada di kampung halamannya, Surabaya. Tanpa dua saudara itu, Belletron memang terlihat pincang. Apalagi dua penggantinya adalah pemain muda debutan.

Belletron Era, Mobile Legends, UniPin Ladies Series
Kredit: Belletron Era

Namun, di pekan kedua ini, start apik langsung diperlihatkan seiring kehadiran Chel dan Cinny kembali. Mekanik dan mikro kedua pemain ini memang sangat spesial.



META UBE Blacklist International diterapkan Belletron Era

Menghadapi MBR Delphyne pada Kamis (6/1), Belletron Era belum mulus performanya. Meski secara level permainan sudah meningkat jauh dari pekan sebelumnya, kemenangan mutlak tak langsung didapati.

Pada game pertama mereka nyaris ter-comeback oleh MBR. Beruntung, teamfight MBR masih jauh dari kata rapi, sehingga Belletron mampu memenanginya.

Blacklist International, OHMYV33NUS
sumber: Moonton

Game kedua yang menarik, Belle memakai duet roamer -midlaner Chou dan Estes, laiknya META UBE Blacklist International.

Benar saja, strategi ini ampuh dan sempurna. Walau kembali ada momen di mana MBR mendapat harapan di mid game, tapi pada akhirnya dominasi Belle terlalu kuat dan mereka menang 2-0.

Pasca pertandingan, pelatih Belletron Era, Razeboy, ditanyakan apakah pada game kedua tersebut Belle memang sengaja meniru META Blacklist, ia pun tanpa ragu menjawab iya.

Mobile Legends, Razeboy, Belletron Era

“Iya betul (kami mengikuti META Blacklist International). Karena tahu komposisi anak-anak saja, dan yakin mereka bisa lah. Memang harus dipaksa hero pool-nya, kalau tidak akan tertebak oleh lawan,” pungkas dia.

BACA JUGA: Belletron Era ditaklukkan ONIC Zenith 2-0, sang mantan jadi bintang