Lancelot Kairi terkenal berkualitas. Jungler ONIC Esports tersebut begitu paham dan licin ketika memainkan hero ini. Sebenarnya secara overall di MPL ID S12, Kairi hampir tak pernah main buruk.
Namun, pada game keempat antara ONIC Esports melawan Bigetron Alpha di semifinal upper bracket, untuk pertama kalinya kita melihat Lancelot Kairi kesulitan.

Tak ada yang menyangka Bigetron Alpha memilih Hilda di last pick-nya yang membuat permainan super agresif dipakai sedari awal.
Lancelot sebenarnya adalah tipe assassin yang sangat bisa melakukan deny permainan rusuh ini karena skillset yang dimiliki. Masalahnya cara Bigetron Alpha menghentikan Lancelot Kairi lebih dari itu.
Lancelot Kairi dibikin ketinggalan 5 level
Tak hanya Hilda dari Kyy yang merusuh jungle Lancelot Kairi, tapi Super Kenn yang memakai Baxia juga ikut ke skema ini. Dia melakukan jungling di area Lancelot sehingga Kairi tak bisa bermain sama sekali di early game.
Tak hanya dua itu, Xorizo yang memakai Paquito pun turut andil membuat kerusuhan besar untuk Kairi.
ONIC yang tak memiliki power banyak dalam war, karena tipe hero lebih ke pick-off, karena menggunakan Chou, ditambah EXP-nya pun X-borg yang notabene late game, mereka benar-b enar termakan dengan gameplay Bigetron Alpha.
Bisa mempertahankan diri sampai Kairi level 15 saja sudah bagus bagi mereka. Walau akhirnya di game keempat itu BTR menang dan menyamakan kedudukan 2-2.
Kairi mengaku Bigetron Berhasil counter Lancelot-nya
Setelah pertandingan, ONE Esports menanyakan kepada sang pemain apa yang terjadi dengan Lancelot Kairi? Dia pun mengakui Bigetron Alpha berhasil memperlihatkan metode untuk melawannya.

“Saya pikir BTR mempersiapkan game itu dengan sangat baik. Mereka melakukan counter (Lancelot) juga dengan baik. Kesempatan menang kami hanya di late game. Karena itu adaptasi kami sangat buruk di game tersebut,” katanya eksklusif.
“Hal yang paling kami pelajari mungkin soal draft. Kami akan mempersiapkan agar lebih siap menghadapi draft seperti itu, draft kejutan yang seperti dilakukan BTR pada game keempat tersebut,” tambah dia.

Beruntung bagi ONIC Esports, Kairi langsung bangkit di game kelima dan menggila menggunakan Joy. Mereka pun masih menang 3-2 dan melaju ke final upper bracket.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: ONIC Esports ungguli Bigetron, selangkah lebih dekat ke M5