RRQ Hoshi dan Alter Ego menjadi dua wakil Indonesia yang akan berjuang di M2 World Championship, Januari 2021 anti.
Keduanya adalah tim Mobile Legends: Bang Bang Indonesia terkuat saat ini, menengok RRQ dan AE bertarung di grand final MPL ID Season 6 beberapa waktu lalu.
Kala itu, RRQ Hoshi memang menang 3-2, tapi Alter Ego memberikan perlawanan yang luar biasa, bahkan mereka hanya satu langkah menuju juara jika Alberttt tak mampu menahan turret seorang diri.
Meski begitu, AE berhasil membalas dendamnya secara tuntas di ONE Esports MPLI. Tak hanya RRQ Hoshi yang mereka gugurkan dengan skor telak 2-0, tapi semua tim yang menghadapi mereka juga tak diberi napas.
Menjelang M2, Indonesia dinilai punya tim-tim calon juara. RRQ Hoshi berpengalaman karena mereka sempat ke grand final M1 walau kalah dari EVOS Legends saat itu. Ditambah hasrat yang sedang sangat besar untuk juara dunia.
Tapi berbicara momentum, Alter Ego sedang sangat panas lewat rekor dan milestone yang terus berjalan.
CEO RRQ Hoshi, Andrian Pauline, mengakui bahwa hasil di MPLI membuat beban RRQ Hoshi di M2 tak seberat biasanya. Karena Alter Ego lebih disorot.
“RRQ Hoshi bulan lagi ‘team to beat’ di M2. Sekarang adalah Alter Ego. Bebannya bukan pada kami lagi,” jelas AP eksklusif kepada ONE Esports.

“Tapi kalau misalnya pede atau tidak, kami harus optimistis. Biasanya RRQ memang harus disabet dulu baru bangkit lagi. Latihan berjalan baik saat ini, semua termotivasi untuk M2. Dengan masuknya Psychoo juga memberi warna yang baru buat RRQ dan sejauh ini memberi dampak positif. Pressure lebih ke AE sekarang dan kami pun bisa lebih lepas,” tutup dia.
Menarik menunggu siapa tim Indonesia yang paling berjaya di M2 nanti. Apakah RRQ Hoshi berhasil meraih gelar juara? Atau AE yang melanjutkan tren positifnya.
BACA JUGA: Ini yang diinginkan Udil jika berhasil angkat trofi M2