Rivalitas midlaner di Mobile Legends: Bang Bang antara Udil Surbakti dan Muhammad “Wannn” Ridwan memang tumbuh dengan sendirinya. Tak ayal duel kedua tim antara Onic Esports vs EVOS Esports.

Persaingan Wannn dan Udil juga terbawa ke level timnas. Pada pelatnas lalu keduanya masuk ke 12 player sementara yang terpilih. Sampai akhirnya pada tujuh player final, Jeremy “Tibold” Yulianto selaku pelatih memilih Wannn ketimbang Udil.

Hal ini menjadi pro dan kontra tersendiri. Sehingga duel pertama kedua pemain setelah pemilihan pemain di timnas dengan level MPL pun menarik minat banyak orang.



Tapi opsi Tibold memilih Wannn sepertinya tepat. Wannn memperlihatkan performa yang lebih spesial dan berujung kemenangan untuk EVOS pada laga Minggu (15/9). Tak tanggung-tanggung EVOS menang dua gme langsung 2-0.

Pada game pertama, Wannn menggunakan Esmeralda dan Udil memakai Selena. Keduanya bermain baik. Tapi bedanya, Udil membutuhkan dua player untuk mem-backingnya pada diri Drian dan Psychoo. Sementara roam Wannn yang lebih random dan tak bisa dibaca memberikan efek kejut di late game.

Kedua player menjadi MVP masing-masing tim. Wannn dengan statistik 6-1-4 dan nilai 10.1. Sementara Udil 5-0-5 lewat 10 poin.

Pada game kedua, Selena-nya Udil dihentikan total oleh Chou milik Donkey dan tak berkutik. Sementara Wannn yang memakai Lunox kembali tampil apik lewat 4-1-5.

Setelah laga Wannn mengungkapkan bahwa tak punya beban sama sekali di pertandingan ini. Ketika ditanya apakah dia takut melawan Udil di midlane, Wannn menjawab dengan singkat: ‘Tidak’.

Kemudian Wannn juga ditanya sebenarnya lebih jago siapa antara dia dan Udil. Lagi-lagi jawaban singkat padat jelas yang membuat penonton histeris muncul: “Lihat saja hasilnya.”

“Kami tidak perlu tahu rahasia Onic. Cara menangnya ya main saja seperti biasa. Kami 23 jam tidur, 1 jam lihat permainan Onic,” ungkap Wannn bercanda sesuai ciri khasnya.

BACA JUGA: Udil: Onic itu hewan berbahaya yang tak bisa dijinakkan