Kini Alter Ego hanya tinggal beberapa langkah lagi ke Grand Final M2 Mobile Legends World Championship 2020 setelah menundukkan tim kuat Filipina, OMEGA Esports, dengan skor telak 2-0.
Tak ada kendala berarti yang dialami Alter Ego selama menjalani pertandingan tersebut. Mereka tetap menekankan gaya permainan agresif dengan tujuan menghancurkan lawan secepat mungkin.
Salah satu pemain Alter Ego yang bermain pada duel kontra OMEGA Esports, Udil, mengungkapkan kemenangan ini bisa diraih berkat kejeniusan sang pelatih, Nasi Uduk.
“Kita menang mudah berkat unggul di segi draft, ini bisa terjadi karena pelatih kita (NasiUduk) hebat,” ungkap Udil.

- Libas OMEGA Esports, Alter Ego tembus empat besar
- Alter Ego pulangkan 10S Gaming, Yam bungkam pengeritik dan jadi bintang
OMEGA Esports memang kewalahan menghadapi draft Alter Ego di kedua game. YAM menjadi momok menakutkan bagi Todak di game pertama berkat penampilan briliannya menggunakan Harith. Pemain yang sedang dalam performa terbaiknya dalam beberapa pertandingan terakhir tersebut mencatatkan KDA 8/0/6.
Game selanjutnya juga menjadi duel yang sulit bagi Todak. Rotasi Baxia dan Silvana membuat hyper carry mereka, Yi Sun Shin, tidak bisa berkontribusi banyak.
Dengan hasil ini, OMEGA Esports resmi tersingkir dan membuat BREN Esports menjadi satu-satunya harapan Filipina di M2. Di sisi lain, Alter Ego otomatis mengamankan posisi empat teratas dan bakal bertarung dengan BREN Esports untuk memperebutkan tiket final Lower Bracket.
BACA JUGA: Jumpa RRQ Hoshi di final upper bracket, Burmese Ghouls ingin tuntaskan dendam