Alter Ego menjadi salah satu harapan Indonesia di M2 World Championship. Mereka bersama RRQ Hoshi akan berjuang di Singapura bulan depan.
AE menjadi salah satu unggulan juara menengok kiprah mereka yang sedang sangat panas saat ini. Sempat nyaris juara di MPL ID Season 6, Alter Ego jawara dengan menyapu bersih semua laga di ONE Esports MPLI.
Hebatnya, mereka benar-benar menang mudah menghadapi tim-tim berat macam EVOS Legends, RRQ Hoshi, sampai Bren Esports.
Sama seperti MPLI yang mana mereka berada di bracket neraka. Sementara di M2, AE lagi-lagi harus berjuang sedikit lebih keras karena berada di grup neraka.
- Hasil lengkap drawing M2: Grup neraka untuk Alter Ego
- Klarifikasi AP soal pernyataan “RRQ Hoshi lebih fokus M2”
Duduk di Grup C, Alter Ego segrup dengan tim terbaik Filipina yang juga lawan mereka di final MPLI, Bren Esports. Pun juga harus menghadapi kuda hitam di M1 sebelumnya dari Jepang, 10S Gaming Frost.
Meski begitu, belum banyak yang mengetahui kekuatan 10S saat ini. Apalagi scene MLBB di Jepang terbilang jarang dilihat oleh tim-tim SEA.
Alter Ego pun punya anggapan sama. Menurut pelatihnya, Regi “NasiUduk” Kurniawan, sangat buta dengan kekuatan 10S.
“Kalau untuk 10S Gaming jujur saya tidak tahu apa-apa. Satu yang pasti, kami akan tetap all-in dan tak mau lengah melawan siapapun termasuk mereka,” jelas NasiUduk dikutip dari Revival TV.
“Untuk komunitas MLBB di tanah air, jangan lupa dukung kami di M2 agar bisa mengharumkan nama Indonesia,” tutup dia.
BACA JUGA: Lemon atau Xinnn yang rehat dari RRQ Hoshi pasca M2?