ONIC PH berhasil melangkah ke grand final M3 World Championship setelah di laga final upper bracket, mereka sukses meraih kemenangan 3-0 atas BloodThirstyKings (BTK) pada Sabtu (18/12/2021).
Pada pertandingan tersebut, ONIC PH sukses menyulitkan permainan BTK yang sebelumnya selalu sukses menghadirkan kejutan besar di panggung M3. Dalam tiga game yang tersaji, ONIC PH mampu mendominasi permainan dan mendikte BTK.
Kesuksesan ONIC PH mendominasi permainan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh draft hero mereka sebelum menerjemahkan strategi yang digunakan ketika bermain. Salahs atu pick hero yang cukup mengejutkan adalah Natalia roamer untuk Baloyskie.

Di game pertama dan kedua, Baloyskie selalu memainkan Natalia dan berhasil menyulitkan back line dari BTK. Ia selalu mampu menggerogoti HP hero core lawan yang membuat gameplay BTK tidak berjalan dengan baik.
Seusai pertandingan pelatih ONIC PH, Coach Yeb, mengungkapkan apa yang menjadi dasar bagi dirinya untuk selalu memainkan Natalia dalam dua game pertama sebelum di-ban BTK di game ketiga. Hal ini disebabkan karena komposisi hero lawan.
“Saya tahu bahwa BTK adalah tim yang menggunakan hero-hero Marksman dan Natalia diciptakan sebagai counter Marksman serta sangat bagus untuk mendapatkan vision,” ucap Coach Yeb kepada ONE Esports.
“Dengan memainkan Natalia (di game kedua), Kairi yang juga memainkan Assassin (Ling) jadi lebih terbuka. Kami hanya perlu memilih hero yang seharusnya di-ban (oleh BTK),” tuturnya.
- Zeys selalu berikan saran untuk EVOS SG di M3 World Championship
- OhMyV33nus yakin RRQ Hoshi lakukan kesalahan dalam draft hero
Last pick Valir demi menjaga ONIC PH dari agresivitas hero BTK

Pada game ketiga, BTK akhirnya memutuskan untuk melakukan ban terhadap Natalia. Coach Yeb pun memutuskan untuk memilih Valir untuk dimainkan oleh Baloyskie sebagai roamer.
Hal ini sedikit banyak membuat wakil Amerika Utara tersebut bisa memberikan perlawanan kepada ONIC PH, meski tidak cukup banyak.
Permainan berlangsung sedikit lebih berimbang, sebelum lagi-lagi ONIC PH berhasil mengambil alih kendali dan melakukan snowballing. Valir berhasil memainkan perannya dengan sangat baik karena berhasil meredam agresivitas line-up hero BTK yang diakui secara langsung oleh Coach Yeb seusai pertadingan.
“Karena kami harus menghadapi Esmeralda, Lapu-Lapu, dan Roger yang dapat memaksa untuk melakukan team fight, pemilihan Valir ini dilakukan untuk melindungi tim kami,” kata Coach Yeb.

Mendapatkan susunan hero terbaik dan bisa meng-counter lawan adalah apa yang diidamkan oleh setiap tim pada setiap pertandingan, apalagi di level tertinggi seperti M3. Hal ini dipercaya membuka peluang mereka meraih kemenangan, meski segalanya akan ditentukan di Land of Dawn.
BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, playoff, prize pool, tim peserta, pembagian grup, hasil pertandingan