EVOS Glory menuai banyak kritik di dua pekan awal MLBB Professional League Indonesia Season 14 (MPL ID S14) usai menelan empat kekalahan beruntun.
Menyandang status peringkat dua musim lalu, apa yang mereka perlihatkan di fase awal musim ini benar-benar jauh dari ekspektasi.
Berbagai masalah mereka alami sejak kick-off musim reguler bergulir. Mulai dari kondisi kesehatan pemain, sampai masalah inkonsistensi yang terus menghantui.
Tentu saja tim Macan Putih tidak tinggal diam, beberapa langkah sudah mereka tempuh, seperti melakukan eksperimen pada susunan roster, sampai yang terbaru, memanggil kembali Age ke posisi head coach.
EVOS Glory raih poin perdana di MPL ID S14

Kembalinya Age ke posisi yang ia tahu betul seluk beluknya langsung membawa efek positif bagi tim Macan Putih.
Rentetan kekalahan beruntun yang terus menghantui akhirnya terputus di hari pertama pekan ketiga musim reguler.
EVOS Glory yang menghadapi tantangan Alter Ego, tim yang juga sedang terseok-seok, berhasil mendapatkan poin positif dengan skor tipis 2-1.
Terlihat perkembangan signifikan pada penampilan EVOS, seperti tingkat disiplin yang lebih baik, dan susunan draft yang cukup berwarna. Seperti yang kita tahu, kritik terbesar pada rentetan hasil mengecewakan sebelumnya adalah draft yang mudah diprediksi.

Hasil ini bisa menjadi langkah awal EVOS untuk meraih prestasi yang setidaknya sama baiknya atau bahkan lebih baik dari musim lalu. Dengan demikian mereka akan bisa mengamankan satu tiket ke M6 World Championship.
Di pertandingan lain, Geek Fam melanjutkan tren positif mereka dan mengukuhkan julukan Giant Slayer. Jika di hari sebelumnya Fnatic ONIC, juara bertahan MPL ID, yang menjadi korban, kini giliran juara musim reguler musim lalu, Bigetron Alpha, yang terkapar.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Pendapat Mas4ko soal EVOS Branz: Cuma last hit minion!