EVOS Legends, tim Mobile Legends asal Indonesia yang kerap terdengar namanya saat membicarakan jajaran kekuatan terbesar tanah air, kini diterpa masalah yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Bukan lagi masalah konsistensi, Macan Putih sudah kehilangan jati dirinya sebagai puncak rantai makanan. Dua kali gagal menembus playoff MPL ID di tiga musim terakhir adalah pukulan telak bagi seluruh penggemar EVOS.
Banyak orang mulai berspekulasi soal alasan mengapa tragedi ini bisa terjadi. Mulai dari tidak adanya sosok pemimpin dalam tim, sampai yang paling sering terdengar adalah kegagalan head coach mereka, Steven “Age” Gunawan.
Tak heran banyak yang menyerukan kepergiannya dari kubu tim. Tapi apakah itu bisa menjadi solusi? Apakah perginya talenta yang sudah bergabung sejak September tahun lalu adalah jawabannya? Berikut fakta yang telah kami dapatkan.
| BERITA TERKAIT |
| Tezet jadi pelatih EVOS Legends? Ini konfirmasinya |
| MPLI 2023: Membedah kekuatan tim perwakilan Indonesia |
Age tetap berdiri di bawah naungan EVOS

Tidak selamanya mengkambing-hitamkan seseorang dan mengeluarkannya adalah solusi membangkitkan tim yang terpuruk, dan ini juga yang dipercaya oleh EVOS.
Seperti dilansir dari Esports ID, Head of Esports EVOS, Mohammad Refie Fakhreno, memastikan jika Age akan tetap ada di tim, namun dengan tugas baru.
“Untuk ke depannya ada tugas baru untuk Age, ada jobdesk lain untuk dia juga. Saya sebagai Head of Esports bisa dikatakan bekerja seorang diri mengurus semuanya. Oleh karena itu saya butuh beberapa orang untuk membantu membangun tim secara spesifik di MLBB dan Free Fire. Itu yang akan kita jalankan di 2024,” ucap Reno pada Esports ID.
Reno lanjut menjelaskan, “Apakah Age akan promosi? Lihat saja nanti ke depannya seperti apa. Yang pasti Age akan masih ada di EVOS untuk mengemban tanggung jawab lain.”
Di kesempatan yang sama, terungkap pula visi tim untuk kembali bersaing di level dunia. Hal itu akan coba dicapai melalui sistem baru yang bakal diterapkan mulai tahun depan.
“Di 2024 akan memiliki infrastruktur baru yang diharapkan bisa berdampak lebih bagus pada tim. Untuk rosternya, kita akan fokus membangun dengan target kejuaraan dunia, termasuk MLBB dan Free Fire,” terangnya.
Bagaimana menurut kalian? Apakah revolusi besar ini akan memberikan hasil positif untuk EVOS?
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: MPLI 2023 jadi ajang debut China di jagat professional Mobile Legends