Siapa yang tidak kenal Nino? Rising star Alter Ego ini begitu mencuri perhatian di MPL ID Season 8 karena penampilan impresifnya. Tapi tahukah kalian jika perjalanan karier sang pemain ini ternyata penuh dengan perjuangan dan ia juga memiliki impian untuk bermain di role lain?
Awal perjalanan karier Nino di kancah kompetitif MLBB

Dalam serial EMPETALK yang dipandu Jontahan Liandi, AE Nino mengungkapkan jika ia langsung merasakan kekahalan di pertandingan pertama turnamen perdananya.
“Pertama kali mengikuti turnamen MLBB saya langsung kalah. Saat itu saya bertemu dengan tim Sanji (Victim Esports),” kenang Nino.
Namun kekalahan tersebut tidak membuat Nino putus asa, justru itu membuat semangat bersaingnya semakin membara. Bakat pemain asal Sukabumi ini mulai mencuat kepermukaan saat ia menjadi juara di NMA (Nimo TV MLBB Arena) bersama ANO Team, tim yang kala itu diperkuat Variety, Guba, Heyden, dan Fred (kakak Nino).
Pada MDL Draft 2020, sebuah sistem pencarian bakat untuk tim-tim yang berkompetisi di MDL, Alter Ego X tidak berpikir panjang untuk memilih Nino dan Fred, sayangnya kala itu tim hanya membutuhkan satu pemain. Sejak saat itu kakak beradik ini bersaing sampai akhirnya Nino lah yang dipilih Alter Ego X.
- M3 World Championship resmi dibuka untuk umum!
- Kalahkan GPX Ladies (lagi), Belletron Era juara Ladies Series SEA Invitational
AE Nino sempat ragu untuk bermain di MPL

Setelah bermain beberapa minggu di MDL, Nino akhirnya mendapatkan kesempatan merasakan panasnya panggung MPL. Kala itu ia diminta untuk menggantikan PAI yang terkena Covid-19, namun ia sempat ragu menerima tawaran langsung dari CEO Alter Ego untuk bermain di MPL.
“Saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menerima tawaran bermain di MPL karena merasa belum punya apa-apa dan takut mengecewakan.”
Namun PAI memberikan dorongan semangat sampai pada akhirnya Nino menerima tawaran tersebut dan terjadilah debut perdananya di MPL Season 7.
Selepas PAI sembuh, hasil scrim memperlihatkan jika seniornya lebih siap untuk bertanding sehingga AE Nino harus puas menjadi cadangan. Tetapi mengamati tim-tim MLBB terbaik bersaing membuatnya mendapatkan banyak pengetahuan, dan hal itu menjadi pengalaman berharga baginya.
“Main rutin MDL atau cadangan MPL? Cadangan MPL, karena banyak ilmu yang bisa saya dapatkan di MPL.”
Bintang muda Alter Ego ingin bermain di role lain

Dalam masa istirahat pasca MPL ID Season 7, coach NasiUduk meminta Nino untuk mempelajari role gold laner menggantikan Ahmad yang ingin rehat dari kancah kompetitif MLBB. Mendapatkan istruksi tersebut, AE Nino berlatih keras agar tidak bias menjalankan tugas dari sang pelatih.
“Saat pulang ke Sukabumi saya tidak bersantai sama sekali, saya fokus latihan gold laner hingga 12 sampai 14 jam sehari,” ungkap Nino
Kerja keras Nino tidak sia-sia, memasuki MPL ID Season 8, ia langsung menjadi sorotan karena penampilan apiknya di sisi gold lane Alter Ego. Bahkan tak jarang talenta Sukabumi ini menjadi penentu kemenangan tim.
Meski sangat kuat sebagai gold laner dan sukses menjalankan peran tersebut, secara mengejutkan ternyata Nino memiliki keinginan untuk bermain sebagai jungler.
“Sebenarnya impian saya adalah bermain sebagai jungler, tapi kondisi saat ini membuat saya harus bermain di gold lane.”
Ikuti ONE Esports di Facebook untuk berita, panduan, dan highlight Mobile Legends: Bang Bang lainnya.
BACA JUGA: Jadwal M3 World Championship, prize pool, pembagian grup, hasil pertandingan