League of Legends begitu aktif dalam mengapdet patchnya. Hampir setiap bulan ada patch baru yang memberikan buff atau nerf untuk champion-champion tertentu.

Pada patch 10.3 yang akan rilis 4 Februari 2020, salah satu hero yang akan dibuff adalah jungler, Sejuani. Buff yang kabarnya akan didapati adalah attack speed di level 1 Sejuani akan meningkat dari 0 ke 10 persen.



Kemudian yang kedua pasifnya bisa aktif ketika ada hit yang datang dari monster kecil sekalipun.

https://www.youtube.com/watch?v=oGLnV2YKHlA

Tak ayal hal ini membuat salah satu jungler terbaik LoL milik G2, Marcin “Jankos” Jankowski, tak begitu senang. Pada acara Post Game Lobby setelah siaran LEC, ia berharap developer tak perlu mem-buff Sejuani.

“Tolong jangan buff Sejuani. Jangan lakukan itu,” jelasnya.

Menurut Jankos, Sejuani sudah menjadi jungler yang sangat kuat dengan kemampuan stack HP dan membangun damage besar dari armornya. Jankos takut jika Sejuani dibuff, hero ini akan terlalu OP.

Artinya jika ada champion yang terlalu OP, besar kemungkinan mereka akan diban. Sedangkan Sejuani merupakan salah satu champion andalan Jankos.

Jankos sangat sering menggunakan Sejuani pada LEC Summer Split dan playoff. Ia tampil menggunakan champion ini pada empat pertandingan dalam musim reguler dan tiga kali saat playoff.

BACA JUGA: Demi hindari penyebaran virus Corona, League of Legends Champions Korea digelar tanpa penonton